Pemuda Papua Kecam Aksi Tidak Manusiawi KKB: “Mereka Pembunuh, Bukan Pejuang”

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Sejumlah pemuda Papua menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan keji yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tanah Papua. Mereka menilai aksi KKB yang menewaskan perempuan dan guru merupakan tindakan biadab yang tidak mencerminkan nilai kemanusiaan maupun adat Papua.

Dalam pernyataannya, para pemuda yang dipimpin Absalom Yerisetouw menegaskan bahwa KKB telah kehilangan rasa kemanusiaan.

“Mereka bukan pejuang, tapi pembunuh rakyat sendiri. Guru dan perempuan adalah simbol kehidupan, tapi justru mereka yang menjadi korban,” tegas salah satu tokoh muda Papua.

Para pemuda juga menyebut bahwa KKB tidak layak disebut pejuang karena tindakannya justru menebar ketakutan dan merusak masa depan generasi muda Papua.

Baca Juga :  Ini yang Dilakukan Satuan Narkoba Polres Merauke Terkait Tingginya Penyalahgunaan Narkotika di Kalangan Pelajar

“KKB adalah pecundang. Mereka hanya berani menyerang rakyat kecil dan aparat yang menjaga keamanan, tetapi tidak pernah berani membangun Papua. Pecundang sejati adalah mereka yang menghancurkan bangsanya sendiri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, para pemuda menilai bahwa kelompok tersebut tidak memahami nilai-nilai luhur adat dan budaya Papua.

“Adat Papua mengajarkan kasih, kedamaian, dan saling menghormati. Tapi KKB justru menodai nilai-nilai itu dengan darah dan kebencian. Siapa pun yang menumpahkan darah, bukan bagian dari adat Papua sejati,” ujar salah satu perwakilan pemuda.

Mereka juga menegaskan bahwa tindakan kekerasan KKB telah merusak citra budaya Papua di mata dunia.

Baca Juga :  Ketua LPRI Papua Apresiasi Polri Ungkap Kasus Begal di Jayapura

“Budaya Papua itu indah — penuh kasih, tarian, musik, dan persaudaraan. Tapi KKB merusaknya dengan teror. Kami tidak ingin dunia melihat Papua sebagai tanah yang menakutkan. Kami ingin dunia tahu bahwa Papua adalah tanah damai,” katanya.

Para pemuda Papua menyerukan kepada seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak terpengaruh oleh propaganda KKB dan tetap menjaga persatuan serta kedamaian di Tanah Papua.

“Mari kita jaga Papua. Kita rawat budaya damai, bukan budaya kekerasan. KKB bukan masa depan Papua — kitalah yang akan menentukan wajah Papua yang damai dan sejahtera,” tutup pernyataan itu.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru