“GAMKI Papua Serukan Dialog Demi Jaga Perdamaian di Tanah Papua”

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Di tengah meningkatnya tensi politik dan aksi demonstrasi yang menuntut pembubaran DPR, Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Papua memilih jalur berbeda. Ketua DPD GAMKI Papua, Luis Mebri, dalam pernyataan resminya menegaskan satu hal utama: damai adalah jalan terbaik. Minggu (31/08/2025,).

Luis menyebutkan, menyampaikan aspirasi merupakan hak rakyat dalam sistem demokrasi. Namun ia mengingatkan, cara penyampaian harus bermartabat dan tidak menimbulkan kekacauan.
“Papua adalah rumah kita bersama. Mari kita rawat dengan damai,” ujar Luis dengan nada tegas penuh harap.

Baca Juga :  Pemkab Puncak: Kami Mohon Maaf, Konflik Kwamki Narama Telah Meresahkan Warga Mimika

Seruan ini muncul sebagai respons atas serangkaian demonstrasi di sejumlah daerah yang berujung insiden tragis—mulai dari jatuhnya korban jiwa hingga pembakaran kantor DPRD. GAMKI Papua turut menyampaikan belasungkawa mendalam dan mengajak masyarakat untuk kembali merenungkan arah perjuangan mereka: apakah benar demi keadilan atau justru berpotensi merusak tatanan sosial.

Dalam pernyataannya, GAMKI Papua memuat 14 poin ajakan damai. Beberapa di antaranya adalah menyampaikan aspirasi secara elegan, menghormati aparat keamanan sebagai bagian dari keluarga masyarakat, menjaga semangat persatuan di tengah perbedaan politik, serta mendorong dialog terbuka antara masyarakat dan pimpinan DPRP.

Baca Juga :  Rosalina Kolin: “Stunting Check Anak Gratis, Terima Kasih Polda”

Sebagai langkah konkret, organisasi ini mengusulkan program Coffee Morning yang mempertemukan pimpinan BEM, OKP, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan perempuan. Agenda itu digagas sebagai ruang dialog untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Menutup seruannya, GAMKI Papua menegaskan bahwa Tanah Papua adalah tanah damai. Bagi mereka, seruan ini bukan sekadar retorika politik, melainkan panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat untuk menempatkan kasih dan persaudaraan sebagai fondasi perjuangan bersama.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru