Milenial Papua Bergerak: Dukung POLRI, Lawan Stigma, Jaga Kedamaian

- Penulis

Rabu, 3 September 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ketua Forum Pemuda Milenial dan Gen Z Papua, Viktor Buefar, menyerukan kepada masyarakat Papua untuk menghentikan stigma negatif terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan mendukung penuh peran aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di Bumi Cenderawasih. (3/9/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Viktor usai memantau sidang pemeriksaan pendahuluan perkara hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Provinsi Papua. Ia menilai, di tengah meningkatnya tensi politik dan demonstrasi di berbagai wilayah Indonesia, kehadiran POLRI sebagai penjaga ketertiban menjadi sangat krusial.

Baca Juga :  Kericuhan Yalimo Jadi Sorotan, Ketua LMA Jayawijaya Serukan Budaya Damai di Lembah Baliem

“Tanpa ketertiban, kehidupan manusia hanyalah kekacauan,” kutip Viktor dari filsuf Thomas Hobbes. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kedamaian bukan hanya milik aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Viktor menyayangkan munculnya pelabelan negatif terhadap POLRI, terutama saat pelaksanaan PSU, di mana institusi tersebut kerap disamakan dengan partai politik. Menurutnya, persepsi tersebut keliru dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap fungsi utama kepolisian.

Baca Juga :  Acara Bakar Batu Perdamaian Yalimo Berakhir Ricuh

“Tugas polisi jauh lebih luas, mulai dari penanganan kasus kriminal hingga menjaga ketertiban umum. Menyamakan POLRI dengan partai politik adalah bentuk penyederhanaan yang tidak adil,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pemuda dan masyarakat Papua untuk bersinergi dengan aparat dan pemerintah dalam menciptakan Papua yang damai, bermartabat, dan sejahtera. Stabilitas keamanan, menurutnya, merupakan fondasi utama pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

“Tanpa Polisi, masyarakat di satu daerah akan kacau,” tutup Viktor.(rd)

Berita Terkait

Satgas Pangan Polda Papua Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Ditreskrimsus Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil
Menang Praperadilan Kasus Tambang Emas Andi Muh. Irhong Naeing dan WNA, Ditreskrimsus Polda Papua Tegaskan Profesionalisme Penyidikan
Dialog Interaktif “Polisi Menyapa”, Polda Papua Tekankan Keselamatan Lalu Lintas sebagai Isu Kesehatan Publik
Dorong Percepatan Pembangunan Desa, Kasdam Merdeka Turun Langsung Tinjau Progres Koperasi Merah Putih di Kauditan II
Seleksi SIPSS 2026, Polda Papua Laksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani
Doa dan Penghormatan Terakhir Iringi Pemakaman Ayahanda Kapolda Papua Tengah
Uskup Timika Soroti Luka Sosial dan Tantangan Pendidikan di Tanah Papua
Momen Pelantikan Pengurus Cabang, Sinergi Kodim 1310/Bitung dan FKPPI Bangun Komunikasi Yang Baik Dengan Elemen Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:07 WIB

Satgas Pangan Polda Papua Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Ditreskrimsus Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:51 WIB

Menang Praperadilan Kasus Tambang Emas Andi Muh. Irhong Naeing dan WNA, Ditreskrimsus Polda Papua Tegaskan Profesionalisme Penyidikan

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:21 WIB

Dialog Interaktif “Polisi Menyapa”, Polda Papua Tekankan Keselamatan Lalu Lintas sebagai Isu Kesehatan Publik

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:37 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan Desa, Kasdam Merdeka Turun Langsung Tinjau Progres Koperasi Merah Putih di Kauditan II

Senin, 2 Februari 2026 - 10:12 WIB

Seleksi SIPSS 2026, Polda Papua Laksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani

Berita Terbaru