Acara Bakar Batu Perdamaian Yalimo Berakhir Ricuh

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Upaya pemerintah daerah Kabupaten Yalimo untuk membangun perdamaian pascakonflik sosial melalui kegiatan bakar batu berujung ricuh. Peristiwa ini ditandai dengan pembakaran kios, aksi pelemparan batu, hingga evakuasi pejabat daerah.

Kericuhan bermula sekitar pukul 11.40 WIT ketika Wakil Gubernur Papua Pegunungan tiba di kediaman Bupati Yalimo. Saat acara makan siang berlangsung, terlihat asap membumbung dari Kampung Soba. Aparat yang melakukan pengecekan dan menemukan kios milik salah satu warga hangus terbakar. Saat kejadian, pemilik kios sedang tidak berada didalam kios tersebut.

Dari hasil penelusuran, pembakaran dipicu kekecewaan sekelompok masyarakat yang menilai acara bakar batu tidak melibatkan empat distrik, yakni Apalapsili, Welarek, Benawa, dan Abenaho. Mereka menilai panitia bersikap tidak adil dan justru memperuncing ketegangan.

Situasi memanas ketika rombongan Wakil Gubernur, Bupati, anggota DPRD, dan perwakilan MRP tiba di lokasi acara sekitar pukul 13.15 WIT. Masyarakat yang tidak setuju dengan acara tersebut melancarkan protes keras hingga berujung pelemparan batu ke arah podium. Insiden ini menyebabkan Wakapolres Yalimo, Kompol Elias Endang, mengalami luka di kepala akibat lemparan, sementara Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, menderita memar di pelipis.

Baca Juga :  Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif

Melihat kondisi semakin tidak terkendali, aparat keamanan melakukan pengamanan ketat. Wakil Gubernur dievakuasi ke Wamena melalui jalur darat, sementara Bupati dan sejumlah pejabat SKPD diamankan ke Polres Yalimo.

Sekitar pukul 15.20 WIT, perwakilan empat distrik mendatangi Bupati untuk menyampaikan tuntutan. Mereka menyesalkan tidak dilibatkannya distrik mereka dalam kepanitiaan, ketiadaan undangan resmi, serta keputusan panitia membeli sayur dari luar daerah alih-alih dari petani lokal Yalimo.

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Yalimo menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan bagi masing-masing distrik, serta berjanji akan menggelar kembali acara bakar batu pada Senin, 6 Oktober 2025, dengan melibatkan seluruh distrik di Yalimo. Kerusuhan ini juga mengakibatkan kerugian materi, di antaranya pecahnya kaca depan kantor bupati, rusaknya dua unit mobil dinas Pemda Kab. Yalimo, serta batalnya pelaksanaan acara bakar batu.

Baca Juga :  Niko Mauri: KPU dan MK Jadi Penjaga Demokrasi di Papua

Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samonsabra, S.H., M.H., menegaskan bahwa aparat telah bergerak cepat untuk meredam situasi.

“Kami bersama Brimob langsung mengamankan titik-titik rawan, melakukan penyekatan, serta mengevakuasi pejabat daerah guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak. Saat ini kondisi di Yalimo sudah relatif kondusif, namun kami tetap menyiagakan personel agar tidak terjadi eskalasi lanjutan,” ujarnya.

Meski sempat diliputi ketegangan, hingga sore hari situasi di Yalimo berangsur terkendali. Aparat keamanan masih berjaga untuk memastikan stabilitas dan keamanan masyarakat tetap terjamin.(rd)

Berita Terkait

Transparan dan Akuntabel, Seleksi Bintara Polri 2026 di Papua: 97 Peserta Ikuti CAT Psikologi Hari Terakhir
Satlantas Mamberamo Tengah Edukasi Pengendara, Pelanggaran Masih Ditemukan
Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei
Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan
Tokoh Adat dan Pemkot Jayapura Imbau Warga Hindari Anarkisme, Wali Kota Tekankan Pentingnya Jaga Kondusifitas
Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan
Dialog Polisi Menyapa di LPP RRI Jayapura Soroti Ancaman Radikalisme Anak di Era Digital
Polsek Jagebob Salurkan Bantuan Pupuk dan Dampingi Pemupukan Jagung di Kampung Mimi Baru 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Transparan dan Akuntabel, Seleksi Bintara Polri 2026 di Papua: 97 Peserta Ikuti CAT Psikologi Hari Terakhir

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:14 WIB

Satlantas Mamberamo Tengah Edukasi Pengendara, Pelanggaran Masih Ditemukan

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei

Kamis, 30 April 2026 - 21:39 WIB

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 April 2026 - 21:30 WIB

Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan

Berita Terbaru

Daerah

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:39 WIB