Wamendagri Dorong Papua Pegunungan Segera Susun Perdasi Penanganan Konflik Sosial

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan segera menyusun Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) tentang penanganan konflik sosial sebagai upaya memperkuat stabilitas keamanan dan menciptakan mekanisme penyelesaian konflik yang berlandaskan hukum serta kearifan lokal masyarakat Papua.

Hal tersebut disampaikan Ribka Haluk saat melakukan kunjungan kerja di Wamena guna memantau langsung situasi pascakonflik sosial yang terjadi di wilayah Papua Pegunungan.

Dalam keterangannya, Wamendagri menegaskan bahwa keberadaan regulasi daerah sangat penting sebagai landasan dalam penanganan konflik sosial agar dapat dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Hadirkan Rasa Aman bagi Nasabah, Personel Polres Tolikara Intensifkan Pengamanan Bank Papua

Ribka Haluk menjelaskan bahwa penyusunan Perdasi nantinya diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, maupun seluruh elemen masyarakat dalam membangun pola penanganan konflik yang lebih humanis dan mengedepankan dialog.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang mulai menginisiasi penyusunan regulasi tersebut sebagai bentuk komitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan dalam proses penyusunan hingga implementasi kebijakan tersebut di daerah.

Baca Juga :  Polda Papua Ajak Personel dan Masyarakat Wujudkan Kepedulian Melalui Donor Darah dalam HUT Humas Polri Ke-74

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat Papua Pegunungan mendapatkan rasa aman dan perlindungan melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Ribka Haluk.

Selain mendorong penyusunan Perdasi, Wamendagri juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga persatuan serta mencegah munculnya konflik baru di tengah masyarakat.

Pemerintah pusat juga memastikan akan terus hadir mendampingi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat upaya rekonsiliasi sosial di wilayah Papua Pegunungan demi terciptanya kedamaian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(RD)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru