Ketua LMA Jayawijaya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI Ke-81

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Jayawijaya, Herman Doga, mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya dan Papua Pegunungan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Pada Selasa (11/08), Herman Doga menegaskan bahwa terciptanya situasi keamanan yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan dan kedamaian di Tanah Papua adalah tanggung jawab kita bersama. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga situasi agar tetap aman, damai dan kondusif, terutama menjelang HUT RI ke-81,” ujar Herman Doga.

Menurutnya, upaya menjaga keamanan harus dimulai dari lingkungan masing-masing, termasuk di tingkat kampung. Ia meminta masyarakat tidak hanya mengandalkan aparat keamanan, tetapi turut mengambil peran dengan menjaga lingkungan serta membangun komunikasi dan kerukunan antarwarga.

“Untuk masyarakat di kampung-kampung, mari kita sama-sama menjaga lingkungan masing-masing. Jangan sampai ada persoalan kecil yang kemudian berkembang menjadi konflik dan mengganggu kehidupan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Polri Pastikan Klaim KKB Soal Pencurian Dua Senjata adalah Hoax

Herman juga menyampaikan bahwa LMA Jayawijaya akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mendorong terciptanya kondisi yang aman dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai Lembaga Masyarakat Adat, kami akan terus berupaya bersama pemerintah daerah untuk menjaga kehidupan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembangunan dan kesejahteraan di Jayawijaya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Herman mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang beredar, khususnya informasi yang belum diketahui kebenarannya dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Jayawijaya.

“Saya meminta masyarakat jangan mudah percaya atau terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Mari kita bijak menerima informasi dan jangan menyebarkan sesuatu yang dapat memancing keresahan maupun konflik,” tegasnya.

Menanggapi situasi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu dalam pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem, Herman meminta masyarakat tetap mempercayakan penanganan persoalan keamanan kepada pihak yang berwenang.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan tidak memperbesar persoalan yang dapat mengganggu hubungan antarmasyarakat.

Baca Juga :  Apel Serah Terima Tugas Operasi Lilin Cartenz-2025, Polda Papua Tegaskan Kesiapsiagaan Personel di Hari ke-10 Operasi

“Apapun yang terjadi beberapa waktu lalu, mari kita percayakan kepada aparat keamanan untuk menjalankan tugasnya. Tugas kita sebagai masyarakat adalah menjaga kerukunan, tidak saling menyalahkan dan tidak memperbesar persoalan,” ungkap Herman.

Ia berharap momentum HUT RI ke-81 dapat menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat Jayawijaya untuk memperkuat persatuan dan menunjukkan bahwa daerah tersebut mampu menjaga keamanan serta kedamaian di tengah keberagaman masyarakat.

“HUT RI ke-81 ini harus kita jadikan momentum untuk memperkuat persatuan. Saya berharap Jayawijaya bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain di Provinsi Papua Pegunungan dalam menjaga keamanan, kedamaian dan kerukunan,” ujarnya.

Herman menambahkan, Jayawijaya memiliki posisi penting sebagai salah satu pusat kebudayaan di Papua Pegunungan, sehingga seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga Kabupaten Jayawijaya dari berbagai bentuk konflik.

“Jayawijaya merupakan tempat sentral budaya di Papua Pegunungan. Mari kita jaga bersama-sama. Jangan kita rusak dengan konflik. Perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah, bukan menjadi alasan untuk saling bermusuhan,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif
Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau
Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah
Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu
Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik
Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman
“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”
Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

Senin, 14 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau

Sabtu, 12 September 2026 - 22:33 WIB

Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu

Kamis, 10 September 2026 - 21:00 WIB

Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman

Berita Terbaru