Tokoh Adat Papua Dukung Stabilitas dan Program Cetak Sawah, Serukan Akhiri Konflik Antar Suku

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh adat Papua, Malaikat Tabuni, menyoroti peredaran film “Pesta Babi” yang dinilai memunculkan beragam persepsi di tengah masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan mendukung program pembangunan pemerintah, termasuk program cetak sawah di wilayah Wamena.

Malaikat Tabuni menyampaikan bahwa stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua, khususnya di wilayah pedalaman yang tengah digencarkan program pengembangan sektor pertanian.

Menurutnya, program cetak sawah yang saat ini berjalan perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat agar dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemandirian pangan.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok di Oksibil Naik Akibat Biaya Angkut Udara

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang berpotensi memecah belah persatuan, termasuk isu-isu yang berkembang melalui berbagai konten maupun film dokumenter.

“Stabilitas keamanan harus dijaga bersama. Kita tidak boleh terprovokasi oleh hal-hal yang dapat mengganggu persatuan. Program pemerintah seperti cetak sawah ini harus kita dukung demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Malaikat Tabuni dalam keterangannya.

Baca Juga :  Ciptakan Rasa Aman Ibadah Natal, Kodim 1310/Bitung Terjunkan Personelnya

Ia juga menyerukan agar konflik antar suku di wilayah Papua segera diakhiri demi terciptanya situasi yang kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, perdamaian menjadi syarat utama bagi keberlanjutan pembangunan di seluruh wilayah Papua.

Dengan kondisi yang aman dan stabil, ia berharap berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di tingkat kampung.(Red)

Berita Terkait

Aparat Tangani Temuan Dua Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia II di Jayapura
Respon Cepat Jibom Gegana Brimob Polda Papua, UXO Berbahaya di Sentani Berhasil Dinetralisir
Polda Papua Perluas Penyisiran dan Perkuat Identifikasi Forensik dalam Penanganan Peristiwa Ledakan di Biak Numfor
Polda Papua Terima Bantuan Alsintan dari Gubernur Papua untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Dua Tokoh Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Papua Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila
Polda Papua dan Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Serta Sterilisasi Lokasi Pasca Ledakan di Biak Numfor
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ondofolo Richard Ohee: Pancasila Pemersatu Suku, Agama, dan Ras di Tanah Papua
Tim Jibom Temukan Granat Nanas di Lokasi Ledakan Saat Sterilisasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:49 WIB

Aparat Tangani Temuan Dua Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia II di Jayapura

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00 WIB

Respon Cepat Jibom Gegana Brimob Polda Papua, UXO Berbahaya di Sentani Berhasil Dinetralisir

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:29 WIB

Tokoh Adat Papua Dukung Stabilitas dan Program Cetak Sawah, Serukan Akhiri Konflik Antar Suku

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:18 WIB

Polda Papua Perluas Penyisiran dan Perkuat Identifikasi Forensik dalam Penanganan Peristiwa Ledakan di Biak Numfor

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:49 WIB

Polda Papua Terima Bantuan Alsintan dari Gubernur Papua untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru