Soroti Arah Pembangunan Papua, Senator DPD Minta Fokus Sekolah dan Rumah Sakit

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Dalam Rapat Paripurna DPD RI masa sidang 2025–2026, seorang senator asal Papua Barat Daya, yakni Paul Finsen Mayor menyampaikan interupsi yang menyoroti arah kebijakan pembangunan di wilayah Papua. Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua hingga kini masih sangat membutuhkan fasilitas dasar, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, dibandingkan pembangunan infrastruktur yang bersifat militer.

Paul Finsen menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat adat Papua secara tegas menolak sejumlah rencana pemerintah pusat, termasuk pembukaan lahan perkebunan skala besar serta penambahan satuan atau markas TNI yang dikaitkan dengan program ketahanan pangan. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Baca Juga :  Polsek Nimbokrang Rawat Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

Ia menekankan bahwa rakyat Papua lebih membutuhkan kehadiran sekolah yang layak dan rumah sakit yang memadai untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Papua tidak kekurangan aparat, tetapi kekurangan akses pendidikan dan layanan kesehatan,” ujarnya dalam forum sidang, sembari meminta agar pesan tersebut dapat disampaikan langsung kepada Presiden dan jajaran pemerintah pusat.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa semangat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua seharusnya menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan, yakni dengan memprioritaskan peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, bukan dengan memperluas pendekatan keamanan.

“Papua hari ini tidak membutuhkan penambahan markas atau batalion, tetapi membutuhkan sekolah dan rumah sakit yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas senator asal Papua tersebut saat menyampaikan interupsi dalam Rapat Paripurna DPD RI.

Baca Juga :  Polda Papua Terima Bantuan Alsintan dari Gubernur Papua untuk Perkuat Ketahanan Pangan

“Yang dibutuhkan rakyat Papua adalah pendidikan yang layak dan layanan kesehatan yang mudah dijangkau, bukan pembangunan yang justru menambah jarak antara negara dan masyarakat,” lanjutnya.

Menanggapi interupsi tersebut, pimpinan DPD RI menyatakan bahwa seluruh aspirasi anggota akan dicatat dan ditindaklanjuti. DPD RI juga membuka peluang untuk menyampaikan langsung masukan tersebut kepada Presiden dalam agenda pertemuan dan konsultasi yang akan datang.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:55 WIB

Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Berita Terbaru