Saatnya kita semua belajar Dewasa dalam Demokrasi

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Pemilihan Gubernur Papua sudah selesai. Rakyat telah menentukan pilihan, dan proses demokrasi sudah berjalan. Namun, masih ada sebagian pendukung Paslon 01 yang belum bisa menerima kenyataan. Mereka seakan lupa bahwa dalam setiap kontestasi selalu ada yang menang dan ada yang kalah.

Pertemuan bersejarah antara Aryoko A.F. Rumaropen, wakil gubernur terpilih dari Paslon 02, dan Dr. Constan Karma, calon wakil gubernur dari Paslon 01, seharusnya menjadi tamparan keras bagi mereka yang masih larut dalam kekecewaan. Jika para pemimpin mereka saja mampu duduk bersama dalam semangat rekonsiliasi, mengapa pendukungnya justru memilih memperpanjang perpecahan?

Baca Juga :  Gubernur Papua Komit Tingkatkan Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Biak

Politik bukan alasan untuk merusak persaudaraan Papua. Kita harus ingat, Papua lebih besar daripada kepentingan satu kelompok atau satu pasangan calon. Ketidakdewasaan dalam menerima hasil demokrasi hanya akan merugikan masyarakat sendiri, sementara para elite sudah menatap ke depan untuk membangun bersama.

Baca Juga :  Tokoh Agama Muslim Papua, H. Toni Wanggai Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Bijak Bermedia Sosial Jelang PSU

Persaudaraan dan harmoni adalah jantung orang Papua. Jangan biarkan politik lima tahunan menggerogoti hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin ratusan bahkan ribuan tahun. Saatnya semua pihak meneladani sikap Aryoko dan Constan—berbesar hati, saling menghargai, dan bersatu untuk Papua yang lebih baik.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:55 WIB

Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Berita Terbaru