Polda Papua Fasilitasi Mediasi Penyelesaian Permasalahan Tanah RSUP Jayapura Secara Damai

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepolisian Daerah Papua memfasilitasi kegiatan mediasi terkait permasalahan lahan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura yang melibatkan pihak Universitas Cenderawasih (Uncen) dan perwakilan masyarakat adat. Kegiatan berlangsung di Aula Rupatama Mapolda Papua, Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 8, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, pada Jumat (24/10/2025).

Kegiatan mediasi ini dipimpin langsung oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si, serta dihadiri Para PJU Polda Papua dan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H.

Turut hadir pula Wakil Rektor II Universitas Cenderawasih Dr. Hans Z. Kaiwai, S.E., M.Sc.Agr., Ketua Komisi V DPR Papua Dina Laura Rumbiak, Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua Frits B. Ramandey, S.Sos., M.H., serta Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua Dr. Yohanes Babtis Jaka Rusmanta, S.Si., M.Si.

Dari pihak masyarakat adat, hadir Fred Membri dan David Riki Membri sebagai perwakilan kelompok adat yang berkepentingan dengan lahan tersebut.

Dalam sambutannya, Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa kegiatan mediasi ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan dalam rangka mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak secara damai dan bermartabat.

Baca Juga :  Polsek Biak Barat Hadirkan Semangat Belajar untuk Anak-Anak di Kampung Andai dan Yomdori

“Pesan Bapak Kapolda sangat jelas bahwa permasalahan ini berkaitan dengan fasilitas kesehatan yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan dengan cara yang baik, cepat, dan menguntungkan semua pihak,” ujar Irwasda.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif agar proses mediasi berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan yang adil.

“Kami berharap semua pihak dapat mengikuti mediasi ini dengan kepala dingin dan hati terbuka, sehingga dapat melahirkan kesepahaman yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” imbuhnya.

Perwakilan masyarakat adat, David Riki Membri, menyampaikan bahwa pihaknya hadir dengan itikad baik untuk mencari penyelesaian yang adil. Ia menuturkan adanya ketidaktahuan mengenai tindak lanjut pembayaran lahan yang digunakan untuk pembangunan RSUP Jayapura.

“Kami tidak menolak pembangunan rumah sakit karena kami tahu manfaatnya bagi masyarakat. Namun, kami ingin hak-hak masyarakat adat tetap dihargai dan diperjelas agar tidak ada kesalahpahaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Cenderawasih, Dr. Hans Z. Kaiwai, S.E., M.Sc.Agr., menjelaskan bahwa berdasarkan catatan pihak universitas, lahan tersebut sebelumnya telah melalui proses pembebasan oleh pemerintah dan masyarakat adat sebagai bagian dari proyek strategis nasional di bawah Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga :  Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

“Kami siap membuka kembali seluruh data dan dokumen yang kami miliki agar bisa diverifikasi bersama oleh semua pihak. Prinsipnya, kami ingin penyelesaian ini dilakukan secara terbuka dan bermartabat,” jelasnya.

Menutup kegiatan, Irwasda Polda Papua menyampaikan bahwa hasil mediasi ini akan dilaporkan kepada Kapolda Papua dan Gubernur Papua untuk menjadi bahan tindak lanjut serta dasar koordinasi antarinstansi.

“Polda Papua siap memfasilitasi mediasi lanjutan bila diperlukan, dengan catatan pihak yang hadir memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan, agar hasilnya dapat langsung ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain itu, Ketua Komisi V DPR Papua, Dina Laura Rumbiak, memberikan apresiasi kepada Polda Papua atas peran aktifnya dalam mempertemukan seluruh pihak.

“Kami berterima kasih kepada Polda Papua yang telah memfasilitasi pertemuan penting ini. Kami berharap penyelesaian dapat dilakukan dengan transparan, agar tidak menjadi hambatan dalam pengoperasian RSUP Jayapura yang dibangun untuk kepentingan masyarakat Papua,” ujarnya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru