Pemkab Puncak: Kami Mohon Maaf, Konflik Kwamki Narama Telah Meresahkan Warga Mimika

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Pemerintah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, menyampaikan permintaan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dan seluruh masyarakat Mimika atas konflik yang terjadi di Distrik Kwamki Narama. Permintaan maaf tersebut disampaikan pasca proses perdamaian yang dilakukan pada Senin (12/1/2026).

Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal, bersama Pj Sekda Puncak, Nenu Tabuni, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas insiden yang berlangsung hampir empat bulan tersebut. Konflik yang melibatkan masyarakat, yang sebagian besar merupakan warga Kabupaten Puncak dan berdomisili di Distrik Kwamki Narama, telah menimbulkan keresahan serta mengganggu aktivitas warga Mimika.

Baca Juga :  HUT ke-77 Polwan, Polwan Polda Papua Hadirkan Bakti Sosial dan Himbauan Humanis kepada Masyarakat

Dalam pernyataannya, Nenu Tabuni menyebutkan bahwa konflik tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. Ia menegaskan bahwa peristiwa itu bukan merupakan konflik antarsuku, melainkan murni konflik internal keluarga masyarakat asal Puncak.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-46 YKB, Bhayangkari Boven Digoel Salurkan Sembako bagi Mualaf dan Pengurus Masjid

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah Mimika, masyarakat Mimika, serta aparat keamanan atas konflik yang terjadi. Situasi ini sangat meresahkan dan mengganggu ketertiban,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Puncak berharap, dengan tercapainya kesepakatan damai, insiden serupa tidak kembali terjadi dan stabilitas keamanan di wilayah Mimika dapat pulih sepenuhnya.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:55 WIB

Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Berita Terbaru