Panglima TPNPB Kodap I Mamta Tolak Konflik Menjelang 1 Desember

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Menjelang peringatan 1 Desember, Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap I Mamta, Agustinus Kres, mengeluarkan pernyataan resmi yang menolak keberadaan “Surat Izin Jalan” yang beredar atas nama West Papua Army (WPA). Ia menegaskan bahwa dokumen tersebut tidak berasal dari pihaknya dan tidak memiliki legitimasi.

Agustinus menyampaikan bahwa Kodap I Mamta tidak pernah mengetahui, menerima, maupun menyetujui adanya surat mobilisasi massa yang beredar dalam beberapa hari terakhir.

“Dokumen itu bukan dari kami. Siapa pun yang bergerak mengatasnamakan Kodap I Mamta tanpa izin dianggap tidak sah dan melanggar aturan adat,” ujarnya.

Mamta Dinyatakan sebagai Zona Damai

Baca Juga :  Subsatgas Keladi Sagu Polres Jayapura Laksanakan Pengobatan Gratis di BTN Pemda dan Pertigaan Genyem

Dalam pernyataannya, Agustinus menegaskan bahwa wilayah Mamta, yang mencakup kawasan dari Mamberamo hingga Tami, merupakan zona damai. Ia menolak setiap upaya kelompok bersenjata atau organisasi politik dari luar yang ingin memanfaatkan situasi menjelang 1 Desember untuk memicu ketegangan.

“Tidak boleh ada kontak senjata, tidak boleh ada gerakan tambahan. Siapa pun yang punya agenda politik di tanah ini harus minta izin kepada tuan rumah adat. Tidak boleh datang merampas rumah orang lain lalu membuat kekacauan,” tegasnya.

Seruan Agar Tidak Terprovokasi

Agustinus juga menegaskan bahwa perjuangan yang ia yakini harus dilakukan melalui jalur damai. Ia menyebut sikap tersebut sejalan dengan prinsip 1 Juli 1971 dan komitmen damai yang telah ia bangun bersama sejumlah perwakilan internasional.

Baca Juga :  Hadirkan Semangat Belajar Membaca dan Berhitung Dalam Polisi Pi Ajar

Ia mengimbau masyarakat Papua, baik di dalam negeri maupun di luar, untuk tetap tenang, tidak mengikuti ajakan gerakan ilegal, serta tidak terprovokasi menjelang 1 Desember.

Pernyataan Resmi Akan Dirilis

Untuk menghindari penyalahgunaan nama organisasi, Agustinus menyampaikan bahwa Kodap I Mamta akan merilis pernyataan resmi melalui video dalam waktu dekat.

“Kami ingin memastikan wilayah Mamta tetap kondusif dan tidak dijadikan ruang konflik oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas
Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi
Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire
Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:19 WIB

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Klinik Pratama Polres Merauke Raih Tiga Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Tak Rela Daerahnya Diganggu, Ermin Wenda: Lanny Jaya Sudah Kondusif, Kelompok Luar Diminta Hentikan Provokasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:14 WIB

Lingkar Studi Papua Dorong Literasi Kritis Kaum Muda di Nabire

Berita Terbaru