MRP Kecam Demo Aliansi Mahasiswa Peduli Tanah Adat Papua yang Berujung Ricuh

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – 15 Oktober 2025, Majelis Rakyat Papua (MRP) mengecam keras aksi unjuk rasa oleh Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat Papua yang berlangsung di Abepura, Kota Jayapura, Rabu sore (15/10). Aksi yang semula direncanakan menuju kantor MRP ini tak memperoleh izin kepolisian hingga akhirnya bergeser ke jalanan Abepura dan berujung ricuh.

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, dalam konferensi pers di kantor MRP, menyampaikan bahwa Papua adalah “tanah damai” dan setiap elemen masyarakat hendaknya menjadi pembawa kedamaian, bukan kekacauan. Ia menekankan bahwa aspirasi yang disampaikan harus melalui proses resmi dan tertib, agar tidak merusak citra Papua sebagai daerah yang aman.

Wamuar (dikenal sebagai Mama Rollo) menyebut bahwa aliansi mahasiswa penyelenggara aksi itu belum memiliki legalitas organisasi yang jelas. Jika ada surat organisasi yang masuk, pihaknya akan memverifikasi di Kesbangpol; jika tidak terdaftar, forum tersebut tidak bisa diproses secara resmi.

Baca Juga :  Polri Hadir, Sat Brimob Polda Papua Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir di Keerom

Sehubungan dengan tuntutan mahasiswa berupa “darurat militer” dan penolakan investasi di tanah Papua, Wamuar menyatakan bahwa kondisi Papua saat ini tidak dalam status darurat militer dan MRP tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk investasi ilegal di Papua.

Wakil Ketua II MRP, Max Abner Ohee, menilai aksi tersebut ilegal karena tidak memiliki izin dan tidak mewakili aspirasi resmi masyarakat adat. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak membentuk kelompok baru yang berada di luar organisasi kemahasiswaan resmi dan tidak melecehkan lembaga kultur seperti MRP.

Baca Juga :  Polda Papua Gelar Latihan Pra Operasi Lilin Cartenz 2025, Wujudkan Kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Di samping itu, Wakil Ketua I MRP, Pdt. Robert Horik, menyerukan agar aspirasi disampaikan dengan cara yang bermartabat, santun, dan tertib. Ia menekankan bahwa MRP memiliki tugas menerima dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui jalur resmi.

Menurut laporan yang dibacakan MRP, kericuhan dalam demo tersebut menimbulkan luka-luka pada sedikitnya tiga orang (termasuk dua anggota Polri), kerusakan dua kendaraan dinas Polri, dan pembakaran satu unit mobil milik PDAM.

Dengan tegas, MRP meminta aparat segera menindak pelaku tindakan anarkis dalam demo ilegal itu dan mengingatkan bahwa aturan yang melarang aksi demonstrasi dan pemalangan jalan tanpa izin — sebagaimana tertuang dalam Peraturan Wali Kota Jayapura — harus dihormati bersama demi ketertiban publik.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:55 WIB

Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Berita Terbaru