Ketua PPM Papua Imbau Warga Jayapura Tak Terprovokasi Informasi Hoaks

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – 6 Oktober 2025. Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Papua yang juga menjabat sebagai Ketua Barisan Merah Putih Kota Jayapura, Niko Mauri, mengimbau masyarakat Jayapura untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks. Ia menekankan pentingnya sikap kritis dan bijak dalam menyikapi arus informasi, terutama di media sosial.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Jayapura, khususnya generasi muda, untuk tidak langsung percaya dengan informasi yang beredar. Jangan sampai kita ikut menyebarkan berita bohong yang justru memicu keresahan sosial,” ujar Niko Mauri dalam keterangannya, Minggu (5/10).

Niko menjelaskan, di era digital seperti sekarang, penyebaran informasi begitu cepat. Namun tidak semua informasi yang tersebar itu benar. Ia menegaskan bahwa verifikasi fakta dan sumber informasi adalah langkah utama untuk menjaga stabilitas dan ketenangan masyarakat, khususnya di Papua.

Baca Juga :  Uskup Timika Soroti Luka Sosial dan Tantangan Pendidikan di Tanah Papua

Menurutnya, hoaks sering kali dimanfaatkan oleh oknum yang ingin mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang atau saat terjadi isu-isu sensitif.

“Kita harus saling mengingatkan. Kalau ada informasi yang mencurigakan, lebih baik dicek dulu ke pihak yang berwenang, atau cari sumber resmi. Jangan malah ikut menyebarkan karena bisa memicu konflik horizontal,” tambahnya.

Baca Juga :  Polda Papua dan Pemprov Papua Selatan Lakukan Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Merauke

Sebagai Ketua Barisan Merah Putih, Niko juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan rasa cinta terhadap NKRI, dengan menjadi warga yang aktif dan cerdas dalam bermedia.

Pernyataan ini disampaikan menyusul beberapa insiden belakangan ini yang dipicu oleh informasi palsu, mulai dari kabar penculikan hingga isu SARA.

Niko berharap semua elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh agama, ikut berperan aktif dalam memerangi hoaks serta mengedukasi masyarakat tentang literasi digital.

“Papua butuh kedamaian, bukan kegaduhan karena informasi palsu. Mari jadi penyaring, bukan penyebar,” tutup Niko Maur.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru