Tokoh Adat Jayapura Tegaskan Warga Tak Terlibat Demo Penolakan Putusan MK

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – 18 September 2025, Sejumlah tokoh adat dan kepala suku di Jayapura menyatakan bahwa masyarakat lokal tidak terlibat dalam rencana aksi demonstrasi penolakan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan pasangan Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas isu provokatif yang beredar menjelang aksi demo yang direncanakan pada 22 September 2025. Tokoh adat Suku Tabi, Max Abner Ohee, bersama Marthen Bunai (Kepala Suku Meepago), Bani Tabuni (Kepala Suku Lapago Kota Jayapura), dan Agus Rawa Kogoya (Pemimpin wilayah adat Lapago Provinsi Papua), mengimbau masyarakat dari tujuh wilayah adat agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban.

Baca Juga :  Polantas Menyapa Melalui Patroli Udara Bersama RRI PRO 1 Kota Jayapura

“Keputusan MK adalah anugerah Tuhan untuk kita semua. Mari kita dukung dan jaga Papua sebagai rumah bersama,” tegas Max Abner Ohee dalam wawancara pada Kamis (18/9/2025).

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat merugikan diri sendiri dan menghambat pembangunan. Ohee menolak keras upaya kelompok tertentu, termasuk yang mengatasnamakan gereja, untuk menggiring opini publik menolak keputusan MK.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Kimaam Gencar Laksanakan Program Door to Door System kepada Masyarakat

Para tokoh adat sepakat bahwa keputusan MK bersifat final dan tidak dapat diubah melalui tekanan massa. Mereka menyerukan doa dan dukungan bagi pemimpin terpilih agar dapat membawa Papua ke arah yang lebih baik.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa
Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun

Rabu, 23 September 2026 - 23:23 WIB

Ustadz Ismail Asso dan Massa Papua Pegunungan tengah Geruduk Kejagung, Desak Gubernur John Tabo serta ketua MRP Agus Nikilik Diperiksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Berita Terbaru