Agustinus Kres: “Kami Menolak Konflik, 1 Desember Harus Tetap Kondusif”

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Menjelang momentum 1 Desember 2025, Panglima TPNPB Kodap 1 Mamta, Agustinus Kres, mengeluarkan pernyataan tegas yang mengguncang dinamika kelompok-kelompok pro-Papua Merdeka. Ia menolak keras beredarnya Surat Ijin Jalan yang dikeluarkan pihak yang mengatasnamakan WPA (West Papua Army), dan menegaskan bahwa wilayah Kodap 1 Mamta tidak bisa dipakai, dikendalikan, atau dimasuki secara sepihak oleh kelompok mana pun.

Agustinus Kres menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengetahui, menerima, apalagi menyetujui dokumen mobilisasi massa yang tengah beredar menjelang 1 Desember.

“Dokumen itu bukan dari kami! Dan siapa pun yang bergerak mengatasnamakan Kodap 1 Mamta tanpa izin dianggap tidak sah dan melanggar aturan adat,” tegas Agustinus.

Ia menekankan bahwa wilayah Mamta mulai dari Mamberamo hingga Tami adalah ZONA DAMAI, tempat masyarakat bisa hidup aman tanpa gangguan kelompok bersenjata dari luar. Agustinus bahkan menegaskan bahwa mereka melarang keras masuknya Kodap lain, kelompok bersenjata, organisasi politik, maupun pihak manapun yang hendak memanfaatkan situasi menjelang 1 Desember untuk memicu konflik.

Baca Juga :  Bhayangkari dan SPPG Polda Papua Tebar Sukacita Natal Lewat Pembagian MBG dan Bingkisan di Jayapura

“Tidak boleh ada kontak senjata, tidak boleh ada gerakan tambahan! Siapa pun yang punya agenda politik di tanah ini harus minta izin kepada tuan rumah adat. Tidak boleh datang merampas rumah orang lain lalu membuat kekacauan,” ujarnya.

Ia juga memperingatkan bahwa perjuangan Papua Merdeka harus dilakukan secara damai, bukan dengan aksi bersenjata. Agustinus menyatakan sikapnya berdasarkan prinsip 1 Juli 1971 dan komitmen damai yang ia bangun dengan perwakilan internasional.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Kampung Kanggewot Hadiri Giat Lintas Sektoral Uptd Puskesmas Ambatkwi

Lebih lanjut, Agustinus mengimbau seluruh rakyat Papua di dalam negeri maupun luar negeri untuk tidak terpancing provokasi, tidak mengikuti ajakan gerakan ilegal, dan memastikan wilayah Mamta tetap kondusif menjelang 1 Desember. Kodap 1 Mamta, menurutnya, akan mengeluarkan pernyataan resmi melalui video untuk mencegah penyalahgunaan nama organisasi oleh pihak tak bertanggung jawab.

Dengan sikap tegas ini, Kodap 1 Mamta menempatkan diri sebagai penjaga perdamaian di wilayah perbatasan RI–PNG dan menyatakan bahwa mereka menolak segala bentuk aksi bersenjata, mobilisasi massa, ataupun upaya provokasi yang berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru