Charles Kossay: Jangan Jadi Penonton, Lawan Provokasi Medsos dengan Karya Nyata

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Tokoh muda Papua Pegunungan, Charles Kossay, menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, bersatu mendukung pembangunan komprehensif di tanah Papua. Ia menegaskan pentingnya menolak narasi provokatif di media sosial dan beralih menjadi pelaku aktif dalam kemajuan daerah.

Dalam keterangannya hari ini, Charles menekankan bahwa pembangunan di Papua harus berjalan merata tanpa pilih kasih. Menurutnya, pemerintah pusat dan daerah perlu memastikan semua wilayah berkembang beriringan sehingga tidak ada masyarakat yang merasa terabaikan atau dilewati.

“Pembangunan di segala bidang perlu dilaksanakan dan didukung oleh semua lapisan masyarakat. Khusus untuk tanah Papua, semua harus berjalan bersama sehingga tidak ada yang merasa dilewati,” ujar Charles.

Baca Juga :  Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Ia juga mengingatkan bahaya isu-isu yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah persatuan. Charles mengajak semua pihak untuk tidak terpancing emosi yang dapat memicu konflik horizontal, karena pada akhirnya kerugian akan kembali kepada masyarakat Papua sendiri.

“Jangan terpecah belah karena isu yang sengaja dilempar untuk membuat kita saling marah bahkan saling serang. Pada akhirnya kita yang dirugikan,”tegasnya, Sabtu (13/6/2026) malam.

Terkait peran generasi muda, Charles menyoroti pentingnya transformasi dari sekadar penonton menjadi kontributor nyata. Ia mendorong pemuda Papua untuk mengisi proses pembangunan dengan karya dan prestasi, serta memandang perbedaan sebagai kekayaan budaya, bukan sumber perpecahan.*

“Harapan saya kepada teman-teman pemuda di tanah Papua, agar bisa mengisi pembangunan ini, jangan jadi penonton. Mari berkarya dan berkontribusi dalam kemajuan bersama. Perbedaan bukan tantangan, tapi warna dalam kehidupan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tokoh Gereja Pegunungan Bintang Ajak Jemaat Jaga Kedamaian di Oksibil

Lebih lanjut, Charles mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan sebagai fondasi masa depan Papua yang lebih baik. Ia juga meminta agar narasi provokatif yang beredar di media sosial tidak lagi ditanggapi, melainkan diganti dengan fokus pada pembelajaran dan kebersamaan.

“Mari jaga kebersamaan dalam membangun Papua yang lebih maju. Tingkatkan SDM dengan belajar giat agar cita-cita tercapai. Jadikan Papua masa depan jauh lebih baik dari masa kini,” pungkas Charles. (Red)

Berita Terkait

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif
Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau
Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah
Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu
Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik
Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman
“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”
Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

Senin, 14 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau

Sabtu, 12 September 2026 - 22:33 WIB

Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu

Kamis, 10 September 2026 - 21:00 WIB

Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman

Berita Terbaru