Dialog Interaktif Bahas “Mengenal Lebih Jauh Tentang Program Si Ipar dan Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz 2025 Polda Papua” di Stasiun LPP RRI Jayapura

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Program dialog interaktif “Polisi Menyapa” kembali diselanggarakan dengan membawa topik “Mengenal Lebih Jauh Tentang Program Si Ipar dan Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz 2025 Polda Papua”. Acara ini berlangsung di Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (20/11/25).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P, serta tiga narasumber utama yaitu Kasatgas Keladi Sagu AKBP Dr. Rommy Sebastian, M.Kes., M.H., CPM., QHIA, Kasatgas Si Ipar Kompol Kesaina Taime, dan Kasatgas Humas Kompol Nurjanah S.Sos., M.M. Acara dipandu oleh presenter RRI Jayapura, Lina Umasugi.

Dialog dimulai ketika presenter menanyakan gambaran umum Operasi Rasaka Cartenz 2025. Kompol Nurjanah menjelaskan bahwa operasi ini merupakan kegiatan kepolisian kewilayahan yang dilaksanakan sejak 1 Maret hingga 31 Desember 2025, melibatkan 266 personel dari tiga satgas, yaitu Keladi Sagu, Si Ipar, dan Koteka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, operasi ini merupakan kelanjutan program sebelumnya seperti Binmas Noken, namun kini hadir dengan pendekatan baru yang lebih fokus pada pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar bagi masyarakat Papua.

Baca Juga :  Foto Kebersamaan Gubernur terpilih Papua MDF dan Lawan Politiknya BTM Jadi Simbol Papua Damai

Lebih lanjut, Kasatgas Keladi Sagu AKBP Dr. Rommy Sebastian menjelaskan bahwa program kesehatan Keladi Sagu ditujukan untuk menjangkau pelayanan kesehatan hingga daerah pelosok. Ia menyebut Papua menghadapi tantangan besar terhadap penyakit endemik seperti malaria, cacingan, ISPA, penyakit kulit, serta masalah stunting.

“Keladi Sagu telah melaksanakan lebih dari 700 kegiatan pelayanan kesehatan dan lebih dari 360 penyuluhan. Kami menjangkau delapan daerah operasi, dari Jayapura hingga Pegunungan Bintang,” ungkapnya.
Selain pelayanan, tim juga fokus menyampaikan edukasi gizi, kesehatan ibu hamil, hingga pola hidup bersih kepada masyarakat.

Sementara itu, Kasatgas Si Ipar, Kompol Kesaina Taime, menguraikan bahwa program yang ia pimpin berfokus pada Calistung (Baca, Tulis, Hitung) untuk anak-anak yang putus sekolah maupun yang memiliki kemampuan literasi rendah.

Targetnya, setiap wilayah operasi mendampingi 20 anak hingga mampu menguasai literasi dasar. Meski menghadapi tantangan, seperti anak-anak yang tidak selalu hadir dalam kegiatan belajar, personel terus melakukan pendekatan dari rumah ke rumah demi memastikan proses belajar tetap berjalan.

Baca Juga :  Pemuda Papua Serukan Persatuan dan Kedamaian Usai Pilgub

“Dari target tersebut, progres kami sudah mencapai 87%. Dampaknya bukan hanya dirasakan anak-anak, tetapi para orang tua juga semakin peduli terhadap pendidikan,” jelasnya.

Memasuki sesi akhir dialog, Kasatgas Humas menekankan pentingnya peran media lokal dalam menyampaikan informasi program Rasaka Cartenz kepada masyarakat. Ia menuturkan bahwa di era digital, publikasi menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui upaya dan manfaat program kepolisian yang sedang dijalankan.

“Bukan soal pencitraan, tetapi bagaimana kebaikan dan pelayanan yang dilakukan polisi bisa diketahui masyarakat. Kami berterima kasih kepada RRI yang telah memberi ruang untuk menyosialisasikan program ini,” ujarnya.

Dialog interaktif ini menjadi sarana efektif untuk memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai peran personel Ops Rasaka Cartenz 2025, khususnya melalui program Si Ipar dan Keladi Sagu. Kehadiran polisi melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan diharapkan semakin memperkuat kehadiran negara bagi masyarakat Papua, terutama di wilayah pedalaman.(rd)

Berita Terkait

Satgas Pangan Polda Papua Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Ditreskrimsus Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil
Menang Praperadilan Kasus Tambang Emas Andi Muh. Irhong Naeing dan WNA, Ditreskrimsus Polda Papua Tegaskan Profesionalisme Penyidikan
Dialog Interaktif “Polisi Menyapa”, Polda Papua Tekankan Keselamatan Lalu Lintas sebagai Isu Kesehatan Publik
Dorong Percepatan Pembangunan Desa, Kasdam Merdeka Turun Langsung Tinjau Progres Koperasi Merah Putih di Kauditan II
Seleksi SIPSS 2026, Polda Papua Laksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani
Doa dan Penghormatan Terakhir Iringi Pemakaman Ayahanda Kapolda Papua Tengah
Uskup Timika Soroti Luka Sosial dan Tantangan Pendidikan di Tanah Papua
Momen Pelantikan Pengurus Cabang, Sinergi Kodim 1310/Bitung dan FKPPI Bangun Komunikasi Yang Baik Dengan Elemen Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:07 WIB

Satgas Pangan Polda Papua Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Ditreskrimsus Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:51 WIB

Menang Praperadilan Kasus Tambang Emas Andi Muh. Irhong Naeing dan WNA, Ditreskrimsus Polda Papua Tegaskan Profesionalisme Penyidikan

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:21 WIB

Dialog Interaktif “Polisi Menyapa”, Polda Papua Tekankan Keselamatan Lalu Lintas sebagai Isu Kesehatan Publik

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:37 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan Desa, Kasdam Merdeka Turun Langsung Tinjau Progres Koperasi Merah Putih di Kauditan II

Senin, 2 Februari 2026 - 10:12 WIB

Seleksi SIPSS 2026, Polda Papua Laksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani

Berita Terbaru