Ketua Dewan Adat Suku Damal Kritik Pidato Ketua Sinode GKI di Tanah Papua

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ketua Dewan Adat Suku Damal, Yance Murib, menyampaikan kritik keras terhadap pidato Ketua Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua yang beredar saat aksi demonstrasi di depan kantor Sinode.

Menurut Yance, pidato tersebut sarat dengan muatan politik sempit dan tidak mencerminkan posisi gereja sebagai lembaga rohani.

“Sebagai Ketua Sinode, beliau tidak boleh bicara seperti itu. Gereja ini adalah gereja Tuhan, bukan gereja orang Papua atau siapa pun,” ujar Yance Murib dalam keterangannya, Senin (22/9/2025).

Baca Juga :  Hendrik Yance Udam Imbau Relawan MARI YO Tetap Solid dan Tenang Ikuti Proses MK

Ia menilai pernyataan yang menyebut penyesalan menjadi bagian dari Indonesia adalah sikap naif yang berpotensi memprovokasi umat dan memecah-belah jemaat.

Yance menekankan bahwa sejak awal, GKI hadir melalui perjalanan sejarah panjang yang erat kaitannya dengan Nusantara.

Ia menuturkan, Injil masuk ke Tanah Papua melalui jalur pelayaran dari wilayah timur Indonesia, dengan misionaris asal Sangir dan Maluku yang menjadi pionir pelayanan.

“Tanah Papua dipersiapkan Tuhan jauh sebelum Indonesia lahir. Karena itu GKI adalah bagian dari NKRI,” tegasnya.

Baca Juga :  Papua Eduwalk 2025 Semarakkan Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Jayapura

Lebih lanjut, Yance menolak pandangan yang menyebut GKI partisan dalam politik. Ia menegaskan, gereja tidak pernah menentukan pilihan terhadap calon tertentu dalam pemilu maupun pilkada.

“GKI independen, bukan partisan. Gereja hanya berdoa agar siapapun yang terpilih adalah kehendak Tuhan,” katanya.

Ia pun memastikan bahwa pernyataan Ketua Sinode tersebut tidak mewakili sikap institusi gereja secara keseluruhan, melainkan opini pribadi.

“Itu bukan keputusan lembaga GKI, melainkan pendapat pribadi dari pendeta yang bersangkutan,” tutup Yance.(rd)

Berita Terkait

Polres Jayapura Optimalkan Ketahanan Pangan, Laksanakan Pemupukan Tanaman Jagung di Doyo Lama
Cartenz Shooting Club Polda Papua Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Menembak Berprestasi
Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital
Polda Papua Edukasi Masyarakat Soal Cybercrime Lewat Dialog Interaktif di RRI Jayapura
Polsek Elikobel Tertibkan Produksi Miras Lokal, Puluhan Liter Sagero Dimusnahkan di Kampung Tof-Tof
Humanis dan Responsif, Bhabinkamtibmas Kampung Asbol Dorong Partisipasi Warga Jaga Kamtibmas
Pererat Sinergitas Melalui Olahraga, Tim Minisoccer Polda Papua Taklukkan Pertamina Patra Niaga dalam Laga Persahabatan
Sat Reskrim Polres Yalimo Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Elelim
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 07:27 WIB

Polres Jayapura Optimalkan Ketahanan Pangan, Laksanakan Pemupukan Tanaman Jagung di Doyo Lama

Jumat, 10 April 2026 - 07:26 WIB

Cartenz Shooting Club Polda Papua Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Menembak Berprestasi

Jumat, 10 April 2026 - 07:25 WIB

Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital

Kamis, 9 April 2026 - 15:36 WIB

Polda Papua Edukasi Masyarakat Soal Cybercrime Lewat Dialog Interaktif di RRI Jayapura

Kamis, 9 April 2026 - 06:23 WIB

Polsek Elikobel Tertibkan Produksi Miras Lokal, Puluhan Liter Sagero Dimusnahkan di Kampung Tof-Tof

Berita Terbaru