“Papua Jangan Digoreng-goreng,” Tokoh Adat juga MRP Tekankan Hasil Pilgub Harus Diterima

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – 10 September 2025, Tokoh adat Papua, Max Abner Ohee, meminta Mahkamah Konstitusi (MK) segera menolak dalil pemohon dan menetapkan hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua 2024. Ia menegaskan, masyarakat harus menerima keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan jiwa besar agar proses pemerintahan berjalan normal.

Dalam pernyataannya, Ohee yang juga menjabat Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) dari Pokja Adat menekankan bahwa pasangan Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, yang telah dipilih rakyat, perlu segera ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua. Menurutnya, penundaan maupun upaya menggiring opini publik hanya memperpanjang penderitaan masyarakat.

Baca Juga :  Menyongsong Natal 2025, Pendeta Mauri Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Papua

“Papua jangan digoreng-goreng. Kita butuh gubernur definitif karena kita sudah sangat menderita. PSU ketiga kali itu omong kosong, tidak mungkin ada lagi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam provokasi maupun informasi yang diputarbalikkan. Menurutnya, siapa pun yang terpilih hanyalah perpanjangan tangan pemerintah, bukan sosok yang secara instan membawa kesejahteraan.

“Baik Fakhiri maupun Benhur Tomi Mano, keduanya sama saja. Kalau Fakhiri sudah menang, ya sudah, harus diterima,” kata Ohee menegaskan.

Baca Juga :  Prabowo Setujui LPDP Ambil Alih Pembiayaan 37 Mahasiswa Papua yang Terkendala Beasiswa

Lebih lanjut, ia menilai dalil hukum yang diajukan ke MK sudah dijawab oleh KPU dan Bawaslu. Karena itu, ia berharap majelis hakim segera memutus perkara demi menjaga stabilitas Papua sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Papua rumah kita bersama, mari kita bangun Papua dalam bingkai NKRI. Jangan dipolitisasi. Yang penting, proses pemerintahan dan kehidupan masyarakat bisa kembali normal,” tuturnya.

Ohee menutup pernyataan dengan ajakan agar semua pihak bersyukur, menjaga kedamaian, serta mendukung jalannya pemerintahan di Papua.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:55 WIB

Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Berita Terbaru