Uskup Timika Soroti Luka Sosial dan Tantangan Pendidikan di Tanah Papua

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, menegaskan bahwa dunia pendidikan di Tanah Papua, khususnya di wilayah Mimika, masih menghadapi tantangan yang serius dan kompleks.

Keterbatasan sarana prasarana, kemiskinan, hambatan jarak geografis, hingga luka sosial yang dirasakan masyarakat disebut turut memengaruhi semangat belajar anak-anak, terutama anak asli Papua.

“Kondisi ini nyata kita hadapi setiap hari,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah konkret menjawab persoalan tersebut, Uskup Timika mengagendakan lokakarya bersama para pemangku kepentingan serta para guru Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) yang akan dilaksanakan pada April 2026.

Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan mutu pendidikan di sekolah-sekolah YPPK, baik yang berada di wilayah pesisir maupun pedalaman Mimika.

Baca Juga :  Tokoh Agama Hindu Apresiasi Doa Bersama yang Digelar Polda Papua

Dalam pesannya, Uskup Bernardus mengingatkan bahwa budaya Papua mengajarkan nilai kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Kita tidak berjalan sendiri. Kita saling menopang dan menjaga,” katanya.

Ia menggambarkan tanah sebagai sumber nilai kehidupan bagi orang Papua. Dari tanah, manusia belajar tentang kesabaran, ketekunan, dan harapan, layaknya benih yang harus dirawat dengan sungguh-sungguh sebelum akhirnya berbuah.

Menurutnya, banyak anak di Papua yang masih mencari arah hidup, sehingga peran guru menjadi sangat penting sebagai penuntun dan pemberi arah.

“Guru menghantar murid kepada terang, bukan menjadi tujuan. Kita dipanggil membawa mereka kepada Sang Guru Sejati, Yesus Kristus,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tim Gabungan Operasi Sikat Cartenz II Gelar Hunting, 11 Motor Diamankan

Uskup Bernardus juga menyebut guru sebagai “penjaga api kehidupan” dalam budaya Papua, yakni penjaga semangat, nilai, dan harapan generasi masa depan.

“Menjadi guru bukan sekadar profesi, tetapi tanggung jawab adat dan iman,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa guru sejati harus menjadi teladan dalam kesabaran, kesetiaan, dan kerendahan hati, serta berjalan seiring bersama keluarga, gereja, dan masyarakat dalam mendidik anak-anak.

“Setiap anak adalah benih masa depan Papua. Jika hari ini kita setia menjaga api itu, suatu saat Papua akan menuai terang,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura
Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif
Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena
Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan
Wujud Kepedulian Ramadan, Polda Papua Bagikan Ratusan Takjil kepada Pengguna Jalan
Polda Papua Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau
Satreskrim Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:06 WIB

Sinergi TNI-Polri di Pos Jembatan Merah, Amankan Arus Mudik Lebaran di Jayapura

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:25 WIB

Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:45 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Polda Papua Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Komunitas Anak Muslim Wamena

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:44 WIB

Duta Humas Polda Papua Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dengan Masyarakat di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru