Polda Papua Kembali Menyentuh Masyarakat di Pedalaman Melalui Operasi Rasaka Cartenz 2025

- Penulis

Senin, 17 Maret 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kembalinya Operasi Kepolisian di Wilayah Papua akan memberikan dampak positif kepada Masyarakat yang berada di pelosok-pelosok. Hal itu disampaikan langsung Kasatgas Humas Operasi Rasaka Cartenz Kompol Nur Jhana, S.Sos., M.M

Dalam keterangannya, Senin(17/3). Kasatgas Humas mengatakan bahwa Operasi ini kembali dilaksankan dengan mengedepankan 3 aspek, yaitu Pendidikan, Kesehatan, dan Komunikasi Kamtibmas.

“Ketiga aspek ini sudah diberlakukan juga sebelumnya dan tidak ada perubahan secara signifikan, seperti SI-IPAR (Polisi Mengajar), KELADI SAGU (Kesehatan Lambang Diri) dan KOTEKA (Komunikasi Tokoh Elite Kamtibmas),” ucapnya.

Baca Juga :  Hari Keempat Operasi Zebra Cartenz 2025, Polda Papua Perkuat Penertiban dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Lanjut, ia menyampaikan bahwa ke-3 program tersebut pernah dilakukan pada Operasi Nemangkawi 2019, 2020, 2021 dan dilanjutkan Operasi Damai Cartenz pada tahun 2022.

Nur Jhana juga menambahkan bila Operasi Rasaka Cartenz 2025 ini juga diberlakukan sebagai upaya Kepolisian, khsususnya di Papua dalam membantu mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Pemuda Distrik Buguk Gona Ajak Warga Bersatu Dukung Program Pembangunan

“Ada delapan program Asta Cita Presiden Bapak Prabowo, dan itu sejalan dengan program Rasaka ini,” terang Jhana.

Kompol Nur Jhana berharap Operasi Rasaka Cartenz di tahun 2025 dengan Ke-3 programnya dapat sukses menyentuh masyarakat dan terlihat oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.

“Kembalinya Operasi ini merupakan ketulusan Polri terhadap Masyarakat Papua,” pungkas Kasatgas Humas.(rd)

Berita Terkait

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua
Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei
Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei
Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

Selasa, 28 April 2026 - 20:38 WIB

Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Berita Terbaru