Hindari Provokasi, Max Ohee Minta Masyarakat Papua Jaga Kedamaian

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 04:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura — Menyikapi meningkatnya rencana aksi demonstrasi di sejumlah wilayah Papua yang mengangkat isu hak penentuan nasib sendiri, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.

Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia–Papua yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Ohee, mengajak seluruh elemen masyarakat, baik peserta aksi maupun warga umum, untuk menyikapi dinamika yang berkembang dengan bijak serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak yang dijamin dalam negara demokrasi, namun harus dilakukan secara damai dan tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Operasi Sikat Cartenz II-2025, Polda Papua Amankan 12 Kendaraan Bermotor dan 1 Sajam dalam Razia Gabungan

“Kita semua harus memahami bahwa menyampaikan pendapat itu adalah hak, tetapi harus dilakukan dengan cara yang santun, damai, dan tidak merugikan kepentingan masyarakat luas,” ujar Max Ohee.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya di media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat memperkeruh suasana dan memicu konflik di tengah masyarakat.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak membesar-besarkan isu yang berkembang. Saring setiap informasi sebelum dibagikan, karena hal itu sangat menentukan situasi keamanan di Papua,” tegasnya.

Lebih lanjut, Max Ohee mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan persatuan di tengah berbagai perbedaan pandangan yang ada.

Baca Juga :  Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah

“Papua adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga kedamaian ini dengan saling menghargai dan tidak terpengaruh oleh provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan,” tambahnya.

Di sisi lain, aparat keamanan disebut telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan dengan pendekatan humanis guna memastikan setiap aktivitas masyarakat, termasuk aksi penyampaian aspirasi, dapat berjalan aman tanpa mengganggu ketertiban umum.

Masyarakat pun diharapkan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa serta terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan. Situasi yang aman dan kondusif dinilai menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga stabilitas serta kedamaian di Papua.(rd)

Berita Terkait

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif
Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau
Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah
Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu
Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik
Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman
“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”
Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

Senin, 14 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu

Jumat, 11 September 2026 - 13:23 WIB

Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 21:00 WIB

Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman

Berita Terbaru