Tolak Tindakan Anarkis, Tokoh Papua Serukan Kedamaian dan Kerukunan

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Sejumlah tokoh agama, adat, dan masyarakat Papua menyerukan pesan perdamaian serta menolak aksi anarkis yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Mereka menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan demi masa depan generasi mendatang serta menjaga keamanan di daerah masing-masing.

Pendeta Lot Rumbino, tokoh agama papua menyampaikan bahwa hidup rukun dan damai fondasi kehidup dalam kebersamaan. Menurutnya, adanya polemik harus disikapi dengan bijak, tanpa terhasut pada langkah – langkah yang dapat merugikan.
“Sebagai tokoh agama, saya mengingatkan agar kita selalu menjaga kerukunan, keamanan dan kedamaian, tidak terpancing oleh situasi yang terjadi. Tiap – tiap adalah titipan Tuhan, maka sudah wajib kita untuk melindungi dan menjaganya,”.

Baca Juga :  Tokoh masyarakat Adat Tabi: Kami Harap Temponya Kepemimpinan Dalam Pemerintahan Daerah Papua

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Nikolas Ramani, mengimbau kepada seluruh masyarakat papua agar menjaga kondusivitas dan tertiban. Ia menyayangkan aksi anarkis yang terjadi pada demonstrasi di Jakarta, 28 Agustus 2025 lalu.
“Khususnya kepada masyarakat Kampung Wayuy dan Kabupaten Waropen, mari kita bersama menjaga keamanan.tidak mengikuti tindakan anarkis. kita harus menciptakan suasana kedamaian di daerah kita sendiri”.

Sementara itu, tokoh adat Lektirani, Wilhelm Nukaibrah, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang dalam aksi di Jakarta. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam menyampaikan aspirasi.
“Sebagai kepala suku dan warga negara Indonesia, saya mengajak seluruh masyarakat dalam menyampaikan aspirasi haruslah dengan aturan tanpa harus anarkis. Mari kita menjaga situasi tetap damai dan harmonis tanpa mengutamakan kepentingan kelompok tertentu”.

Baca Juga :  Sat Binmas Polres Tolikara Gelar silahturahmi Dengan Para Pedagang Ampera

Seruan serupa diharapkan menjadi pegangan bersama masyarakat Papua dalam menghadapi dinamika nasional. Menurut para tokoh, tindakan anarkis tidak hanya merugikan individu, tetapi juga dapat mencederai persatuan bangsa. Karena itu, mereka menekankan pentingnya kolaborasi antarwarga, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan dalam menjaga keamanan wilayah.

Dengan sikap saling menghormati dan menjaga kedamaian, para tokoh Papua berharap masyarakat dapat tetap bersatu, hidup dalam rukun dan hindari diri dari aksi provokatif yang berdampak menimbulkan perpecahan.(rd)

Berita Terkait

Transparan dan Akuntabel, Seleksi Bintara Polri 2026 di Papua: 97 Peserta Ikuti CAT Psikologi Hari Terakhir
Satlantas Mamberamo Tengah Edukasi Pengendara, Pelanggaran Masih Ditemukan
Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei
Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan
Tokoh Adat dan Pemkot Jayapura Imbau Warga Hindari Anarkisme, Wali Kota Tekankan Pentingnya Jaga Kondusifitas
Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan
Dialog Polisi Menyapa di LPP RRI Jayapura Soroti Ancaman Radikalisme Anak di Era Digital
Polsek Jagebob Salurkan Bantuan Pupuk dan Dampingi Pemupukan Jagung di Kampung Mimi Baru 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Transparan dan Akuntabel, Seleksi Bintara Polri 2026 di Papua: 97 Peserta Ikuti CAT Psikologi Hari Terakhir

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:14 WIB

Satlantas Mamberamo Tengah Edukasi Pengendara, Pelanggaran Masih Ditemukan

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei

Kamis, 30 April 2026 - 21:39 WIB

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 April 2026 - 21:30 WIB

Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan

Berita Terbaru

Daerah

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:39 WIB