Tokoh Papua Imbau Hormati Keputusan KPU dan Bersikap Dewasa dalam Berdemokrasi

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua akhirnya tetapkan hasil rekapitulasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua tahun 2024. Hasil pleno resmi umumkan bahwa pasangan nomor urut 02, Mathius D. Fakhiri – Aryoko Rumaropen (MARI-YO), keluar sebagai pemenang. Penetapan ini sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sebelumnya perintahkan PSU di beberapa daerah.

Namun begitu, hasil ini belum diterima dengan lapang dada oleh kubu pasangan nomor urut 01, Benhur Tomi Mano – Constan Karma (BTM-CK). Bahkan saksi dari mereka menolak tanda tangan berita acara, dengan alasan proses tidak sah menurut mereka.

Menanggapi situasi panas ini, Anggota DPR Papua dari Fraksi NasDem, yang juga tokoh intelektual, tokoh gereja sekaligus tokoh masyarakat, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM, angkat suara. Ia imbau semua pihak, baik pendukung 01 maupun 02, untuk tetap hormati keputusan KPU dan bersikap dewasa dalam berdemokrasi.

Baca Juga :  Polsek Nimbokrang Rawat Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

“Alangkah baiknya kalau kedua calon bisa berdiri sama-sama, jabat tangan, lalu bilang: Terima kasih Bapak 02 yang akan dilantik, kami akan menopang dari belakang. Itu baru jiwa ksatria. Itu baru jiwa Pancasila sejati,” ujar Alberth dengan tegas.

Ia ingatkan, berjiwa Pancasila berarti mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan. Menurutnya, PSU yang digelar 6 Agustus 2025 di delapan kabupaten dan satu kota sudah berjalan sesuai aturan meskipun ada dinamika, dan itu hal biasa dalam demokrasi.

“Baik 01 maupun 02, pasti ada kekurangan. Kita ini manusia, bukan malaikat. Kalau ada dugaan pelanggaran, ya silakan tempuh jalur hukum. Negara ini negara hukum,” tandas Alberth.

Baca Juga :  Dr. H. Toni Wangai: Kita Harus Jaga Ketenangan Jelang Keputusan Suara Cagub di KPU

Ia juga serukan agar setelah proses rekapitulasi dan penetapan ini, semua pihak fokus menunggu pelantikan resmi gubernur terpilih, supaya pemerintahan bisa berjalan normal dan pembangunan Papua tidak terhambat.

“Sudah cukup. Jangan lagi ada PSU jilid tiga. Anggaran bukan untuk baku ulang terus. Kalau KPU sudah umumkan, mari kita bersalaman, berdamai, dan bekerjasama bangun Papua. Itu baru sikap dewasa, itu baru tunjukkan jiwa Pancasila sejati tanpa ada iri, dengki, atau mau saling jatuhkan,” tutupnya dengan penuh pesan moral.

Sekadar diketahui, berdasarkan hasil rekapitulasi sembilan kabupaten/kota, pasangan MARI-YO unggul dengan 259.817 suara (50,4 persen), sementara pasangan BTM-CK memperoleh 255.683 suara (49,6 persen).(rd)

Berita Terkait

Melalui Dialog Interaktif, Polda Papua Ajak Media Jaga Ruang Informasi yang Sehat
Negara Hadir untuk Keadilan Fiskal, Papua Pegunungan Didorong Lebih Sejahtera
Tokoh Pemuda Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Keamanan Papua
Wakapolda Papua Hadiri WPFD 2026, Tegaskan Komitmen Polri Jaga Kebebasan Pers yang Kondusif
Papua Tuan Rumah World Press Freedom Day 2026, Dorong Pers Berkualitas untuk Perdamaian
Pererat Soliditas dan Kekeluargaan, Polsek Bonggo Gelar Family Gathering Bersama Bhayangkari
Hadir di Tengah Jemaat, Polisi Amankan Ibadah Minggu di Karubaga
Mobil Modifikasi BBM Terbakar di Depan Mapolda, Polda Papua Gerak Cepat Padamkan Api
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:21 WIB

Melalui Dialog Interaktif, Polda Papua Ajak Media Jaga Ruang Informasi yang Sehat

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:54 WIB

Negara Hadir untuk Keadilan Fiskal, Papua Pegunungan Didorong Lebih Sejahtera

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:36 WIB

Tokoh Pemuda Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Keamanan Papua

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Wakapolda Papua Hadiri WPFD 2026, Tegaskan Komitmen Polri Jaga Kebebasan Pers yang Kondusif

Senin, 4 Mei 2026 - 17:53 WIB

Papua Tuan Rumah World Press Freedom Day 2026, Dorong Pers Berkualitas untuk Perdamaian

Berita Terbaru