Tokoh Gereja Imbau Masyarakat Papua Tidak Terlibat Aksi Demo Tanpa Izin

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Senin 06 April 2026 – Tokoh gereja Papua, Pdt. Dr. Yones Wenda, S.Th., M.Th., menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat dan mahasiswa di Papua agar tidak terlibat dalam rencana aksi demonstrasi yang akan dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026 di Kantor DPR Provinsi Papua.

Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa rencana aksi tersebut belum memiliki izin resmi dari pihak kepolisian, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi peserta yang terlibat.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua dan mahasiswa agar tidak ikut dalam aksi demo tersebut karena belum ada izin dari kepolisian. Hal ini dapat berpotensi menimbulkan korban yang tidak perlu,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap kegiatan penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. Menurutnya, aksi tanpa izin dapat berujung pada tindakan penegakan hukum oleh aparat keamanan.

Baca Juga :  Satgas Preventif Sikat Cartenz 2025 Lakukan Pengecekan Dan Patroli Di Wilayah Rawan Pungli

Lebih lanjut, Pdt. Yones Wenda mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Tanah Papua agar tetap aman dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dapat berjalan dengan baik.

“Marilah kita jaga diri kita, jaga masyarakat kita, dan jaga tanah Papua ini supaya tetap aman dan terkendali, sehingga masyarakat bisa bebas mencari makan,” katanya.

Secara khusus, ia juga memberikan pesan kepada kalangan mahasiswa agar tetap fokus pada pendidikan dan tidak terpengaruh untuk ikut serta dalam aksi yang berisiko mengganggu masa depan mereka.

Baca Juga :  Tokoh Muda Nabire Sebut Pernyataan Aibon Kogoya Keliru dan Provokatif Bagi Masyarakat OAP

“Kepada mahasiswa, saya berharap agar tetap mengikuti perkuliahan dengan baik. Kalian adalah generasi penerus yang akan memimpin Papua ke depan, sehingga jangan sampai terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan studi kalian,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, ia kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Papua, serta menjaga persatuan demi terciptanya kedamaian.

“Sekali lagi saya mohon kepada seluruh masyarakat Papua, jangan terlibat dalam aksi demo tersebut. Mari kita bersama menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua. Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.(rd)

Berita Terkait

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei
Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei
Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

Selasa, 28 April 2026 - 20:38 WIB

Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Kamis, 23 April 2026 - 21:13 WIB

Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

Berita Terbaru