Mantan Panglima TPNPB-OPM Wilayah Victoria Ajak Kelompok Bersenjata Kembali ke NKRI dan Dorong Dialog Damai di Papua

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom – 15 Mei 2026, Lambert Pekikir, mantan Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Wilayah Victoria, Kabupaten Keerom, Papua, menghimbau rekan-rekannya yang hingga kini masih bertahan di hutan agar meninggalkan aksi kekerasan dan kembali bergabung ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua.

Lambert Pekikir mengaku masih aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah rekannya yang berada di wilayah hutan bersama kelompok bersenjata. Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan penyelesaian konflik melalui pendekatan damai dan dialog terbuka.

Dalam keterangannya, Lambert menjelaskan bahwa akar persoalan konflik Papua menurut pandangannya berawal dari pelaksanaan Pepera tahun 1969 yang dianggap sebagian masyarakat Papua tidak berjalan secara jujur dan adil. Ia menyebut bahwa dari persoalan tersebut kemudian lahir gerakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) melalui Deklarasi Victoria pada 1 Juli 1971.

Baca Juga :  Operasi Sikat Cartenz II-2025, Polda Papua Gelar Razia dan Patroli di Kota Jayapura

“Konflik ini tidak boleh terus berjalan sampai sekarang. TNI turun mengejar OPM, Polri turun melakukan penindakan, kemudian terjadi aksi penembakan, dan akhirnya masyarakat yang menjadi korban,” ujar Lambert Pekikir.

Ia juga menekankan pentingnya membuka ruang dialog antara pemerintah dan pihak-pihak terkait guna menyelesaikan persoalan Papua secara damai dan terbuka. Menurutnya, dialog menjadi langkah penting agar persoalan yang selama ini terjadi dapat diselesaikan secara jernih dan transparan.

“Indonesia harus membuka ruang untuk dialog. Ketika ruang dialog dibuka, maka persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Arso Timur Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan

Selain itu, Lambert Pekikir mengingatkan agar gerakan OPM tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan pribadi maupun politik. Ia menilai masih ada pihak yang menggunakan isu konflik Papua demi kepentingan tertentu, sementara masyarakat tetap menjadi korban dari situasi berkepanjangan tersebut.

Di akhir penyampaiannya, Lambert Pekikir kembali menghimbau rekan-rekannya yang masih berada di hutan untuk segera kembali ke NKRI serta bersama-sama menciptakan situasi damai di Tanah Papua.

“Saya menghimbau rekan-rekan yang masih bertahan di hutan untuk segera bergabung ke NKRI. Salam damai,” tutup Lambert Pekikir.(RD)

Berita Terkait

Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan
Richard Ohee Ajak Masyarakat Dukung PSN dan Imbau Generasi Muda Menjaga Kondusivitas Papua
GAMKI Jayapura Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi
Gembala Gereja Kingmi Yerusalem Kampung Harapan Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi
Tegaskan Tanggung Jawab Bersama, Tokoh Adat Suku Ohee Tolak Aksi yang Ganggu Keamanan di Jayapura
Tokoh Perempuan Lanny Jaya Ajak Masyarakat Dukung Penegakan Hukum Demi Keamanan dan Pembangunan
Tokoh Agama Ajak Warga Pegunungan Bintang Tolak Provokasi Jelang HUT RI
Max Ohee: Kamtibmas Papua Harga Mati! Tolak Aksi Provokatif Jelang 17 Agustus
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:44 WIB

Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:40 WIB

Richard Ohee Ajak Masyarakat Dukung PSN dan Imbau Generasi Muda Menjaga Kondusivitas Papua

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

GAMKI Jayapura Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

Gembala Gereja Kingmi Yerusalem Kampung Harapan Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Senin, 20 Juli 2026 - 20:29 WIB

Tokoh Perempuan Lanny Jaya Ajak Masyarakat Dukung Penegakan Hukum Demi Keamanan dan Pembangunan

Berita Terbaru