Tokoh Kerukunan Makassar-Bugis di Dogiyai Tegaskan Larangan Main Hakim Sendiri dan Ajak Warga Dukung Aparat

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dogiyai – Ketua Kerukunan Suku Makassar-Bugis Kabupaten Dogiyai, Ust. Haeruddin, S.Hi., mengimbau seluruh warga Makassar-Bugis di wilayah Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila terjadi tindak kriminal, Selasa (24/02).

Imbauan tersebut disampaikan menyikapi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang dinilai perlu dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya di wilayah Kota Moanemani.

Dalam pernyataannya, Ust. Haeruddin menyayangkan masih adanya oknum masyarakat yang bertindak secara sepihak ketika terjadi peristiwa kriminal. Ia menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan, baik secara hukum maupun ajaran agama.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Serahkan Tersangka Kasus Penyerangan Nakes dan Guru ke Kejaksaan Jayawijaya

“Aksi main hakim sendiri secara hukum maupun ajaran agama jelas tidak dibenarkan. Apalagi jika status kebenaran pelaku belum dapat dipastikan, hal tersebut justru dapat menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan tersebut berpotensi menjadi bumerang bagi warga Makassar-Bugis apabila memicu reaksi atau aksi balasan dari masyarakat lain.

Baca Juga :  KKB Bakar SMP Negeri Kiwirok, Satgas Ops Damai Cartenz Amankan Desa Sekitar

Secara tidak langsung, Ust. Haeruddin menegaskan bahwa setiap persoalan hukum seharusnya diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Ia berharap seluruh masyarakat Makassar-Bugis dapat mengedepankan fungsi kepolisian dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi di wilayah Dogiyai serta terus mendukung langkah-langkah Polres Dogiyai dalam menjaga keamanan.(rd)

Berita Terkait

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua
Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei
Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei
Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

Selasa, 28 April 2026 - 20:38 WIB

Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Berita Terbaru

Daerah

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:39 WIB