Kepala Suku Besar Puncak Peringatkan Kelompok Bersenjata Jangan Rusak Fasilitas Umum

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilaga, Rabu 04 Maret 2026 – Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Daibenus Murib, menyampaikan peringatan tegas kepada kelompok-kelompok bersenjata yang berada di wilayah Kabupaten Puncak agar tidak merusak fasilitas pemerintah yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Daibenus menegaskan bahwa berbagai fasilitas seperti sekolah, honai, puskesmas, serta sarana umum lainnya dibangun untuk membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Puncak. Karena itu, tindakan perusakan dinilai hanya akan merugikan masyarakat sendiri.

“Saya ingatkan kepada kelompok-kelompok bersenjata yang ada di Puncak, jangan merusak sekolah, honai, puskesmas, atau fasilitas pemerintah lainnya. Semua itu dibangun untuk membantu masyarakat kita sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Personel Gabungan Operasi Ketupat Cartenz Polda Papua Lanjutkan Patroli Malam Guna Memastikan Keamanan Masyarakat

Ia menjelaskan bahwa sekolah merupakan tempat anak-anak menimba ilmu demi masa depan yang lebih baik, sementara puskesmas menjadi sarana penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Secara tidak langsung, ia menilai perusakan fasilitas tersebut sama saja dengan menghambat pembangunan dan kesejahteraan warga.

“Kalau sekolah dibakar atau puskesmas dirusak, yang susah adalah masyarakat kita sendiri. Anak-anak tidak bisa belajar, orang sakit tidak bisa berobat,” ujarnya.

Baca Juga :  Lagi! Polri Ajak Masyarakat Papua Waspada Propaganda Hoaks oleh KKB

Daibenus juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melindungi fasilitas yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, stabilitas keamanan sangat penting agar pembangunan dapat terus berjalan dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Ia berharap semua pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang merugikan kepentingan umum, demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Puncak.(rd)

Berita Terkait

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua
Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei
Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei
Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

Selasa, 28 April 2026 - 20:38 WIB

Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Berita Terbaru