Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian dan Tolak Kekerasan di Keerom

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom – Lambertus Pekuikir, pencetus Keerom Damai pada tahun 2014, berharap Kabupaten Keerom tetap berada dalam situasi yang aman dan kondusif sebagaimana yang telah dibangun bersama selama ini. Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Keerom merupakan hasil dari komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga perdamaian.

Mantan Panglima TPN OPM Markas Victoria itu pada Selasa (03/02), menyampaikan bahwa hingga saat ini Kabupaten Keerom berjalan dengan aman dan terhindar dari berbagai isu yang berpotensi memprovokasi masyarakat. Menurutnya, isu-isu yang tidak jelas kebenarannya kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah persatuan.

“Situasi di Keerom sampai hari ini aman dan terkendali. Tidak benar jika ada isu yang mengatakan masyarakat terpecah atau terjadi konflik. Justru masyarakat hidup rukun dan saling menghargai,” ujar Lambertus.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda dan Organisasi Kemasyarakatan Puncak Jaya Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tidak Mudah Terprovokasi

Ia menekankan bahwa masyarakat Keerom, baik penduduk asli maupun pendatang, selama ini hidup berdampingan secara harmonis tanpa terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kebersamaan tersebut, kata dia, harus terus dijaga demi masa depan Keerom yang damai.

“Masyarakat Keerom hingga saat ini, baik penduduk asli maupun pendatang, hidup berdampingan dan tidak terpecah belah hanya karena isu-isu yang tidak jelas adanya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lambertus mengajak seluruh masyarakat Keerom untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tanah Keerom tetap aman dan damai. Ia juga menghimbau seluruh instansi TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, serta seluruh dewan adat agar terus berperan aktif menjaga perdamaian yang telah terbangun.

Baca Juga :  Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

“Kedamaian ini bukan dibangun oleh satu pihak saja, tetapi hasil kerja bersama. Karena itu mari kita jaga bersama-sama, jangan mudah terprovokasi,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Lambertus secara khusus meminta agar kelompok-kelompok yang sedang menunjukkan eksistensinya tidak melibatkan masyarakat sipil, apalagi melakukan aksi kekerasan yang dapat merugikan masyarakat tidak bersalah.

“Hindari hal-hal yang dapat merugikan kita semua. Teruntuk Barisan OPM yang sedang menunjukkan eksistensinya, saya minta jangan libatkan masyarakat sipil dan masyarakat yang tidak bersalah, terlebih menggunakan aksi-aksi kekerasan. Mari kita jaga kedamaian bersama-sama di Tanah Papua ini,” tutup Lambertus.(rd)

Berita Terkait

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas
Tokoh Masyarakat Binfora Mimika Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang HUT RI ke-81
Melianus Asso: Jangan Terjebak Hoaks, Mari Jaga Kedamaian di Tanah Papua
Ketua LMA Jayawijaya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI Ke-81
Tokoh Agama Pegunungan Bintang Ajak Warga Jaga Kamtibmas jelang HUT RI
Julles Ongge: Asrama Mahasiswa Harus Jadi Pusat Pembinaan, Bukan Ruang Provokasi
Jelang HUT RI, Warga Kabupaten Puncak Diimbau Waspada Provokasi
Ketua LMA Yahukimo Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI ke-81
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Tokoh Masyarakat Binfora Mimika Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Melianus Asso: Jangan Terjebak Hoaks, Mari Jaga Kedamaian di Tanah Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua LMA Jayawijaya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang HUT RI Ke-81

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Agama Pegunungan Bintang Ajak Warga Jaga Kamtibmas jelang HUT RI

Berita Terbaru

Cartenz

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas

Rabu, 12 Agu 2026 - 21:03 WIB