Dialog Interaktif Polisi Menyapa, Polda Papua dan BMKG Ajak Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Polda Papua menggelar Dialog Interaktif Polisi Menyapa dengan tema “Pencegahan Cuaca Ekstrem di Wilayah Papua” yang disiarkan langsung dari Stasiun LPP RRI Jayapura pada Kamis (22/01/26).

Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi publik untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah Papua, khususnya Kota Jayapura.

Dalam dialog tersebut, Kanit Turjawali Direktorat Samapta Polda Papua Iptu Ananias Mamani menegaskan bahwa Kepolisian siap membantu dan mendukung masyarakat dalam upaya pencegahan dampak cuaca ekstrem.

“Kami dari pihak Kepolisian menyatakan kesiapan untuk terus membantu dan mendukung masyarakat dalam menjaga serta memelihara lingkungan. Namun upaya ini tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan bencana.

“Hal-hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, merawat saluran air, serta menjaga pepohonan di sekitar tempat tinggal merupakan langkah nyata yang sangat efektif dalam mencegah banjir, longsor, dan dampak cuaca ekstrem lainnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Tokoh Seireri Ajak Warga Papua Jaga Perdamaian Pasca PSU

Lebih lanjut, Iptu Ananias Mamani menyampaikan bahwa Polri secara aktif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana.

“Kami juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat pesisir dengan menyampaikan imbauan keselamatan berdasarkan informasi resmi dari BMKG, agar masyarakat dapat lebih waspada terhadap gelombang tinggi dan cuaca ekstrem di laut sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” jelasnya.

Sementara itu, Pengamat Meteorologi dan Geofisika Pertama BMKG Sri Dewi Sundari menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem di Papua dipengaruhi oleh faktor global dan regional yang saling berinteraksi.

“Secara global, fenomena La Niña masih aktif dan menyebabkan peningkatan pembentukan awan hujan serta curah hujan di wilayah Indonesia, termasuk Papua,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tokoh Muda Papua Apresiasi Kiprah Satgas ODC dalam Pelayanan Kemanusiaan di Tanah Papua

Ia menambahkan bahwa pengaruh Monsun Asia dan adanya daerah tekanan rendah di Samudra Pasifik bagian utara Papua turut memperkuat potensi cuaca ekstrem.

“Kombinasi faktor-faktor tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, sehingga kondisi ini perlu diantisipasi secara serius,” lanjut Sri Dewi Sundari.

Menutup dialog tersebut, Iptu Ananias Mamani kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait, sehingga dapat mengambil langkah antisipatif guna mengurangi risiko dan dampak bencana,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sri Dewi Sundari menekankan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam penyebaran informasi cuaca.

“Cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah dengan cepat, sehingga masyarakat perlu terus memperbarui informasi cuaca dari sumber resmi. Dengan kesiapsiagaan dan informasi yang akurat, potensi bencana akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:55 WIB

Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Berita Terbaru