DGP-STTWPJ Gelar Festival Literasi dan Resiliensi Papua

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Dewan Gereja Papua (DGP) bersama Pusat Studi HAM, Sosial, dan Pastoral Sekolah Tinggi Teologi Walter Post Jayapura (STTWPJ) akan menggelar Festival Literasi dan Resiliensi pada 19–21 November 2025 di Aula Gereja Katolik Paroki Kristus Terang Dunia, Waena, Kota Jayapura.

Pendeta Benny Giay mengatakan festival ini digelar di tengah meningkatnya narasi pemerintah terkait separatisme di Papua, sementara berbagai persoalan mendasar tidak diselesaikan. Ia menyoroti praktik jual beli senjata antara aparat dan TPNPB, belum tertanganinya empat akar masalah Papua yang ditemukan LIPI, serta tidak adanya penyelesaian kasus rasisme 2019. Pengiriman pasukan secara masif juga dinilainya masih berlangsung hingga kini.

“Masalah rasisme tidak diselesaikan, orang Papua dianggap kelas rendahan. LIPI sudah menemukan akar persoalan, tetapi orang Papua tetap disingkirkan,” ujarnya dalam jumpa pers di Kampus STT Walter Post Jayapura, Senin (17/11/2025).

Menurut Benny, pemerintah mengklaim pembangunan sebagai solusi, padahal tidak menjawab akar persoalan. “Agendanya apa? Pemerintah mau tanahnya, bukan manusianya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti aksi protes rasisme 2019, ketika warga Papua yang memprotes justru ditangkap, sementara penyebar rasisme tidak diproses. Penempatan pasukan yang masif disebutnya mirip situasi DOM di masa lalu.

Terkait tema resiliensi, Benny mengajak masyarakat Papua bangkit dan mempersiapkan generasi terdidik. “Kalau hancur, bangkit lagi. Tidak harus berperang, tetapi urus anak-anak agar mendapat pendidikan yang baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi HAM, Sosial, dan Pastoral STTWPJ, Hendrica Henny Ohoitimur, menjelaskan festival ini digelar untuk merespons berbagai persoalan seperti isu HAM, rasisme, kerusakan hutan, pengungsian akibat konflik aparat–TPNPB, serta aktivitas pertambangan yang mengabaikan ekosistem.

“Festival ini menjadi ruang refleksi agar masyarakat mengingat berbagai peristiwa dan membangun kesadaran bersama untuk memperjuangkan penyelesaiannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Merauke Merespon Cepat Anak Hilang selama 4 hari

Festival akan menghadirkan komunitas gereja, akademisi, penulis, pemuda, seniman, hingga pengungsi untuk berdialog. “Kekerasan dan pembunuhan adalah bentuk menyakiti citra Allah pada sesama,” tambahnya.

Sekretaris Pusat Studi STTWPJ, Rutina Labena, mengatakan rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, melibatkan penulis, seniman, jurnalis, musisi, aktivis lingkungan, serta keluarga pengungsi dari Maybrat, Puncak, dan Oksibil.

Hari kedua akan diisi diskusi publik, talkshow, pameran literasi, seni, arsip, serta pameran foto pengungsi dari berbagai wilayah konflik. Kegiatan juga bekerja sama dengan Iwatali dan Pusaka Belantara Rakyat untuk membahas isu lingkungan dan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan. Selain itu, tersedia stand UMKM dari mama-mama pedagang Pos VII serta pameran lukisan.

“Kami juga mengundang Alex Giay, Albert Rumbekwan, jurnalis senior Albert Yomo, serta Markus Haluk sebagai panelis,” kata Rutina.(rd)

Berita Terkait

Lewat Dialog Polisi Menyapa, SPN Polda Papua Perkuat Pembentukan Karakter Personel Polri
Polsek Nimbokrang Rawat Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan
Sat Binmas Polres Boven Digoel Tingkatkan Kapasitas Satpam, Salurkan Borgol Plastik dan Edukasi Layanan 110
Ditlantas Polda Papua Barat Gelar Buka Puasa Bersama Santri dan Mitra Media
TPID Kota Jayapura Lakukan Sidak Bahan Pokok Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026
Dirreskrimsus Polda Papua Pimpin Sidak Harga Pangan di Merauke Jelang Ramadan dan Idulfitri
Pasca Insiden di Jalan Tambang, Tokoh Kimbeli Ajak Warga Tembagapura Bersatu Jaga Kondusivitas
Penguatan Tata Kelola Hutan dan Penegakan Hukum Tambang Ilegal di Papua
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:59 WIB

Lewat Dialog Polisi Menyapa, SPN Polda Papua Perkuat Pembentukan Karakter Personel Polri

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:55 WIB

Polsek Nimbokrang Rawat Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:54 WIB

Sat Binmas Polres Boven Digoel Tingkatkan Kapasitas Satpam, Salurkan Borgol Plastik dan Edukasi Layanan 110

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:01 WIB

Ditlantas Polda Papua Barat Gelar Buka Puasa Bersama Santri dan Mitra Media

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:16 WIB

TPID Kota Jayapura Lakukan Sidak Bahan Pokok Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

Berita Terbaru