Arius Tabuni, Mantan Komandan OPM, Resmi Kembali ke NKRI dan Ajak Rekan Seperjuangan Wujudkan Papua Damai

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Suasana penuh haru menyelimuti deklarasi yang berlangsung di Wamena, Papua, pada 10 November 2025, saat Arius Tabuni, mantan Komandan Lapangan (Danlap) Kodap II Muaragame Organisasi Papua Merdeka (OPM), secara terbuka menyatakan komitmennya untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Langkah ini menjadi simbol penting dalam proses rekonsiliasi dan upaya perdamaian di Tanah Papua.

Dalam pidatonya, Arius mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung dengan Kodap II sejak 2016 bermula dari keinginan meneruskan perjuangan sang ayah. Namun, setelah hampir satu dekade berkonflik, ia menyadari bahwa perjuangan bersenjata hanya membawa penderitaan dan perpecahan di tengah masyarakat Papua. Melalui pengakuan ini, ia memilih meninggalkan kekerasan dan bergabung dengan NKRI demi masa depan anak-anak dan generasi muda Papua.

Baca Juga :  Satgasda Pangan Papua Pantau Harga Komoditas di Oksibil, Sejumlah Bahan Pokok Naik Akibat Ongkos Angkut Udara

“Saya memiliki sekitar tiga puluh anak buah. Saya tidak menyesal bergabung dengan NKRI. Untuk adik-adik dan teman-teman seperjuangan, saya mengajak untuk mengikuti jejak ini, karena di situ ada hikmah dan harapan,” ujarnya penuh keyakinan.

Arius kemudian menyampaikan ikrar setia yang berisi komitmen untuk tunduk dan setia kepada NKRI, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ia menegaskan bahwa dirinya akan meninggalkan seluruh bentuk perjuangan bersenjata dan mendukung penuh pembangunan di tanah Papua oleh pemerintah pusat.

“Saya berjanji akan meninggalkan segala bentuk perjuangan bersenjata dan mendukung langkah pemerintah dalam membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.

Tak hanya berhenti di situ, Arius juga menyampaikan keinginannya untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat serta budaya Papua sebagai bagian dari proses perdamaian yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Dialog Interaktif Bahas “Mari Kita Menjaga Kamtibmas di Kota Jayapura” Di Stasiun LPP RRI Jayapura

“Saya berkomitmen mendukung penyelesaian konflik secara bermartabat dan menjaga adat istiadat Papua, agar tercipta Papua yang damai dan makmur,” tambahnya.

Deklarasi tersebut diakhiri dengan seruan penuh semangat, “Saya Papua, saya Indonesia,” yang menggema di tengah haru seluruh peserta dan masyarakat yang hadir. Kata-kata tersebut menjadi simbol persatuan dan harapan baru bagi masa depan Papua.

Langkah Arius menjadi momentum penting dalam proses rekonsiliasi di Papua. Diharapkan, langkahnya dapat menginspirasi anggota kelompok bersenjata lain untuk menanggalkan kekerasan, kembali ke pangkuan NKRI, dan bersama-sama membangun Papua yang damai, maju, dan berdaulat.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:55 WIB

Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Berita Terbaru