Polri untuk Masyarakat: Polda NTT Imbau Warga Waspada Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

- Penulis

Minggu, 22 Juni 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flores Timur, 22 Juni 2025 – Dengan semangat “Polri untuk Masyarakat,” Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan keselamatan warga menghadapi aktivitas tinggi Gunung Lewotobi Laki-Laki, yang masih berada pada status Level IV (Awas). Berdasarkan laporan Badan Geologi tertanggal 22 Juni 2025, gunung ini menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan, memicu imbauan mendesak kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen Polri untuk mendampingi masyarakat. “Kami mengimbau warga untuk mematuhi rekomendasi resmi dan tidak beraktivitas di zona bahaya radius 7 kilometer serta sektoral barat daya-timur laut 8 kilometer dari pusat erupsi. Polri akan terus hadir memastikan keselamatan masyarakat,” ujar Kombes Henry.

### Aktivitas Vulkanik yang Perlu Diwaspadai
Laporan Badan Geologi mencatat bahwa pada 21-22 Juni 2025, Gunung Lewotobi Laki-Laki mengeluarkan asap kawah putih hingga kelabu setinggi 100-1.000 meter dari puncak. Meski tinggi erupsi menurun, sinar api samar di puncak menunjukkan adanya material pijar di kawah. Data kegempaan mencatat 2 gempa erupsi, 1 gempa guguran, 15 gempa hembusan, dan 21 gempa vulkanik dalam, menandakan suplai magma dari kedalaman masih berlangsung. Data deformasi menunjukkan pergerakan magma ke permukaan dengan kecepatan rendah, namun potensi erupsi tetap ada.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi Pejabat Utama Polda Papua, Perkuat Struktur Kepemimpinan di Tanah Papua

### Imbauan Penting untuk Masyarakat
Kombes Henry menyampaikan sejumlah imbauan penting berdasarkan rekomendasi Badan Geologi:
– **Hindari Zona Bahaya**: Masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 7 km dan sektoral 8 km dari pusat erupsi.
– **Waspada Banjir Lahar**: Warga di daerah aliran sungai seperti Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, dan Nurabelen diminta mewaspadai potensi banjir lahar saat hujan lebat.
– **Gunakan Masker**: Warga terdampak hujan abu dianjurkan memakai masker untuk melindungi saluran pernapasan.
– **Abaikan Hoaks**: Masyarakat diminta hanya mempercayai informasi dari sumber resmi, seperti PVMBG atau pemerintah daerah.

Baca Juga :  Awali Tahun 2026, Wakapolda Papua Tekankan Refleksi Terhadap Kritik Publik dan Peningkatan Integritas Personel

“Polri bersama instansi terkait akan terus memantau situasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami mengajak warga tetap tenang namun waspada,” tambah Kombes Henry.

### Koordinasi dan Aksi Nyata Polri
Polda NTT berkoordinasi erat dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, PVMBG, dan BPBD NTT untuk memastikan informasi terkini tersampaikan. Personel Polri juga dikerahkan untuk patroli humanis, membagikan masker, dan mengamankan jalur terdampak abu vulkanik. “Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai pelayan masyarakat di tengah bencana,” tegas Kombes Henry.

Kapolda NTT melalui Kombes Henry juga mengapresiasi kerja sama masyarakat yang telah mematuhi imbauan. “Mari bersama-sama menjaga keselamatan dengan mengikuti arahan resmi. Informasi terkini dapat diakses melalui situs Magma Indonesia atau media sosial Badan Geologi,” tutupnya.

Dengan dedikasi dan kehadiran humanis, Polri terus menjadi pilar harapan bagi masyarakat Flores Timur di tengah ancaman erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru