Pegawai Bank Papua Tewas Dihakimi Massa di Yalimo, Tokoh Adat Kecam Aksi Main Hakim Sendiri

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Seorang sopir sekaligus pegawai Bank Papua (BPD) Cabang Yalimo, Michael Valentino Rumbekwan, dilaporkan meninggal dunia setelah dihakimi massa di Kampung Paspale, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, Sabtu (11/1/2026). Peristiwa ini memicu kecaman dan keprihatinan luas karena dinilai sebagai tindakan kejahatan kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan.

Tokoh Adat Elelim, Musa Yare, saat ditemui di Wamena, menyampaikan kekecewaan mendalam atas insiden tersebut. Ia menegaskan agar masyarakat tidak bertindak main hakim sendiri dan tetap menyerahkan setiap persoalan kepada aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Polda Papua Berikan Trauma Healing kepada Korban Ledakan di Biak Numfor, Hadirkan Semangat dan Keceriaan di Pengungsian

“Jika ada permasalahan, harus diselesaikan berdasarkan fakta hukum oleh pihak berwenang, bukan masyarakat menghakimi sendiri. Tindakan itu tidak berperikemanusiaan,” tegasnya.

Kematian Michael Valentino Rumbekwan menambah daftar peristiwa kekerasan yang terjadi di Tanah Papua. Masyarakat Papua mengutuk keras kejadian ini dan menilai pembunuhan terhadap sesama warga Papua sebagai tindakan yang tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun.

Seruan untuk menghentikan kekerasan dan mengedepankan hukum pun menguat. Warga dan tokoh masyarakat meminta aparat keamanan menindak tegas pelaku serta menjamin keselamatan warga sipil agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga :  Welmince Hewati: USG Kehamilan Gratis, “Puji Tuhan Berjalan Lancar”

“Membunuh rakyat sendiri adalah pengkhianatan terhadap Papua. Kami ingin damai, bukan darah,” ujar Yare.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Papua hanya dapat maju melalui kedamaian, pembangunan, dan perlindungan terhadap warga sipil. Masyarakat berharap Papua dapat terus melangkah dengan aman, bermartabat, dan bebas dari tindakan kekerasan.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:55 WIB

Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

Berita Terbaru