Pengamat Sebut Pembunuhan Ibu Guru Melani Wamea Serangan terhadap Masa Depan Pendidikan di Papua

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Dunia pendidikan di Papua kembali berduka. Seorang guru berdedikasi, Melani Wamea (31), gugur dibunuh secara keji di Kampung Holuwon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat (10/10/2025).

Pengamat Kebijakan Publik Papua, Methodius Kossay, menilai pembunuhan terhadap Melani sebagai serangan langsung terhadap nilai kemanusiaan dan masa depan generasi Papua.

Melani dikenal sebagai sosok pendidik yang mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak-anak di wilayah pedalaman Yahukimo. Berdasarkan keterangan aparat keamanan, korban diserang orang tak dikenal (OTK) saat sedang menanam pohon di perbukitan dekat sekolah bersama rombongan guru dan siswa.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Papua Himbau Warga Jaga Kamtibmas Pasca PSU

Peristiwa ini menambah panjang daftar kekerasan yang menimpa tenaga pendidik di Tanah Papua.

“Saya menyampaikan keprihatinan serius dan duka mendalam atas insiden ini. Kekerasan terhadap guru tidak hanya melukai keluarga korban, tetapi juga menghancurkan semangat kemanusiaan dan masa depan anak-anak Papua,” ujar Methodius dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/10/2025).

Baca Juga :  Perkuat Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Papua Laksanakan Serah Terima Personel UKL Operasi Lilin Cartenz-2025

Methodius juga mengajak seluruh elemen masyarakat Papua-termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan generasi muda-untuk bersatu menolak segala bentuk kekerasan di tanah Papua.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Berita Terbaru