Guru Jadi Korban, Tokoh Agama Papua Kecam Tegas Tindakan KKB

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh Agama Provinsi Papua, Pdt. Petrus Bonyadon, M.Th., mengecam aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kab. Yahukimo Papua Pegunungan. Yang mengakibatkan seorang Guru asal papua meningal dunia.

“Saya sebagai tokoh agama mengecam tindakan KKB di Kab. Yahukimo yang tidak berperikemanusiaan hingga menewaskan seorang guru asal papua sendiri,” ucap Pdt. Bonyadone.

Pihaknya meminta agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut. Sebagai negara hukum, para pelaku penembakan harus segera ditangkap dan diproses dengan sanksi setimpal.

“Siapa yang melakukan tindakan ini agar diproses secara hukum sehingga hukum di negeri ini bisa ditegakkan,” tegasnya.

Bonyadone pun berharap pemerintah menjadikan kasus penyerangan KKB ini sebagai agenda prioritas untuk diselesaikan. Pemerintah disebut wajib memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat di tanah Papua.

Baca Juga :  Polda Papua Pastikan Seluruh Korban Laka Sungai Mamberamo Telah Ditemukan

“Mari kita duduk bersama memikirkan hal ini, dan menemukan solusi yang tepat agar terlahir kenyamanan, keamanan yang abadi di Tanah Papua. Saya yakin tokoh-tokoh sudah melakukan itu dengan kemampuan dan kapasitasnya,” jelas Bonyadone.

Tokoh agama turut mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh hoaks yang dapat mengacaukan kondisi di Tanah Papua. Warga diminta dapat menyaring berita yang masuk melalui media sosial.

“Saya harap kejadian di Kabupaten Yahukimi ini yang membuat tenaga pendidik/guru meninggal dunia menjadi yang terakhir. Jangan lagi masyarakat kecil yang mencari nafkah di Tanah Papua ini menjadi korban sia-sia. Nilai-nilai kemanusiaan adalah hal yang paling penting jangan ada lagi kekerasan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  5 Korban Ledakan Bom di Biak Dimakamkan Dalam 1 Liang Lahat

Bonyadone mengungkapkan rasa duka dan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Dia menegaskan, semua tokoh agama dan pemuda berharap kondisi di tanah Papua segera kondusif dan damai.

“Keamanan adalah di atas segala-galanya, kalau tidak aman tentu kita tidak bisa beraktivitas dengan maksimal, tidak bisa berkantor, beribadah juga tidak bisa berusaha. Ini adalah sesuai yang sangat penting dan perlu untuk bersama-sama keamanan di Tanah Papua,” tutup Bonyadone.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Berita Terbaru