Ustadz Ismail Asso : Bijak Gunakan Media dan Saling Menjaga Toleransi

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepada semua saudara-saudara kaum beriman atau kaum beragama di tanah Papua kita adalah satu keluarga, satu pulau tuhan menempatkan kita di pulau ini kemudian Tuhan juga lah yang berkehendak kita menjadi suku ini Kita menjadi agama ini itu semuanya tanpa pernah kita merencanakan, tetapi kita menjadi sesuatu yang sifatnya natural law secara alamiah kita menjadi satu keluarga yang kemudian

kecenderungannya beda-beda.

“Kami juga meminta seluruh masyarakat Papua terutama pasca PSU Ini agar kita tetap menjaga persaudaraan dan terutama dalam menggunakan media sosial kiranya saudara sekalian dapat mencerna dan bijak menggunakannya, sehingga dapat menjaga toleransi antar sesama kita sebagai warga rakyat papua,”ucap asso.

Siapapun pemimpin kita entah itu pendukung BTM maupun MDF Itu adalah penimpin kita mereka adalah para penimpin yang menjadi pemimpin untuk melihat tidak hanya satu golongan tapi semua kita sehingga dalam pesta demokrasi menang dan kalah itu sesuatu hal yang biasa sekali biasa, kepemimpinan itu sifatnya giliran karena itu untuk menjaga kerukunan menjaga antar pendukung, saya menghimbau “saudara-saudaraku agar menggunakan media sosial itu pada batas-batas yang sewajarnya karena politik itu bukan agama, politik adalah hal yang sifatnya filsafat orang bilang bahwa politik itu menata tentang tata kehidupan dunia, berbeda kamar dengan agama, agama mengatur tentang setelah manusia mati karena itu tidak ada hubungannya,” terangnya.

Baca Juga :  Sat Polairud Polres Merauke Ikuti Giat Donor Darah Dalam Rangka HUT Ke-80 Korps Brimob Polri

Untuk itu, marilah kepada seluruh para pendukung paslon 1 maupun paslon 2 menahan diri dan secara bijak menggunakan media sosial itu secara wajar, secara dewasa dan menahan diri untuk tidak menyerang, melukai sesama itu harus dihindari karena bagaimanapun, siapapun pemimpinnya mereka adalah pemimpin kita yang akan membawa tugas tanggung jawab berat untuk bagaimana menciptakan kemakmuran untuk kesejahteraan seluruh masyarakat papua dari kemajemukan, dari pluralisme, dari berbagai aneka ragam suku dan agama. “Hal ini siapapun terpilih sebagai pemimpin, sebagai Gubernur akan melihat semua itu tidak hanya satu golongan dan itulah yang kemudian kita layak pilih untuk memimpin menjadi pemimpin di negeri ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Dhias Suwandi Raih Juara Pertama Lomba Artikel Jurnalistik HUT Bhayangkara ke-79

Saya mengingatkan kemabli, agar kita jangan terlalu berlebihan dalam menggunakan media sosial, ini secara tidak langsung dapat membuang energi, itu hanya membuat pengkotak-kotakan persaudaraan kita, dengan ini “saya mengajak untuk menghindari hal-hal yang seperti itu dan siapapun terpilih dan siapapun yang diputuskan mari kita sama-sama dukung demi kemajuan Papua.”terangnya.

Sebagai negara demokrasi itu dianjurkan sehingga nanti secara bertanggung jawab menjadi oposisi, tetapi kalau menghujat, memaki, menyerang, menghasut orang dan lain sebagainya itu akan menciptakan chaos dan itu yang harus kita dihindari bersama. Himbauan saya selaku tokoh muslim Papua, agar kita semua menghindarkan diri dari hal-hal yang akan merusak kerukunan antar kita sesama warga Papua dan juga antara umat beragama, sekian terima kasih Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”tutupnya.(rd)

Berita Terkait

Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei
Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan
Tokoh Adat dan Pemkot Jayapura Imbau Warga Hindari Anarkisme, Wali Kota Tekankan Pentingnya Jaga Kondusifitas
Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan
Dialog Polisi Menyapa di LPP RRI Jayapura Soroti Ancaman Radikalisme Anak di Era Digital
Polsek Jagebob Salurkan Bantuan Pupuk dan Dampingi Pemupukan Jagung di Kampung Mimi Baru 
Polres Boven Digoel Gelar Bimbingan Belajar bagi Anak Putus Sekolah di Ruang Edukasi 
Pengungkapan Kasus Berbasis Ilmiah, Bid Labfor Polda Papua Dorong Penegakan Hukum Berbasis Iptek 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei

Kamis, 30 April 2026 - 21:39 WIB

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 April 2026 - 21:38 WIB

Tokoh Adat dan Pemkot Jayapura Imbau Warga Hindari Anarkisme, Wali Kota Tekankan Pentingnya Jaga Kondusifitas

Kamis, 30 April 2026 - 21:30 WIB

Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan

Kamis, 30 April 2026 - 12:12 WIB

Dialog Polisi Menyapa di LPP RRI Jayapura Soroti Ancaman Radikalisme Anak di Era Digital

Berita Terbaru

Daerah

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:39 WIB