Wakapolda Papua: Aksi Kekerasan di Yahukimo Buat Warga Dekai Resah

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Wakapolda Papua yang juga Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Faizal Rahmadani, menegaskan bahwa aksi kekerasan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, khususnya di wilayah Dekai, merupakan upaya kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan simpatisannya untuk menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya di Jayapura, Senin (20/10), Brigjen Faizal mengatakan hasil penyelidikan menunjukkan bahwa serangkaian penyerangan terhadap warga sipil di Dekai dilakukan dengan tujuan menebar ketakutan dan mengganggu stabilitas keamanan daerah tersebut.

“Kelompok ini memang berupaya membuat warga resah melalui aksi-aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil. Mereka ingin menciptakan kesan bahwa daerah tidak aman,” ujarnya.

Baca Juga :  Satbrimob Polda Papua Laksanakan Pembersihan dan Pemulihan Stadion Lukas Enembe 

Faizal menuturkan, aksi kekerasan terbaru terjadi pada Sabtu malam (18/10), saat seorang perempuan berusia 40 tahun bernama Anhy Armyanti ditemukan tewas akibat luka bacok di Jalan Sosial, Distrik Dekai. Sebelumnya, pada Selasa malam (14/10), seorang pria berusia 55 tahun bernama Bahar bin Saleh juga dilaporkan meninggal dunia setelah dianiaya di halaman Gereja GIDI Siloam, Jalan Poros Logpon Kilometer 4, Distrik Dekai.

Baca Juga :  Kapolri Promosikan Wakapolda Papua Barat Jabat Wakapolda Kalteng

Menanggapi situasi tersebut, Satgas Damai Cartenz telah menurunkan tim penyelidik untuk mengungkap dan menangkap para pelaku. Aparat juga diminta meningkatkan patroli, memperketat penjagaan di wilayah rawan, dan menjamin keamanan warga.

“Kami tidak akan membiarkan tindakan kekerasan bersenjata terhadap masyarakat sipil terus terjadi. Aparat keamanan akan bertindak tegas sesuai hukum,” tegas Brigjen Faizal.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar, serta segera melapor kepada aparat jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru