Tokoh Muslim Papua Thaha Al-Hamid: Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Final, Jangan Diutak-atik Lagi

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Pendiri Majelis Muslim Papua sekaligus Ketua Dewan Pembina YAPIS, Bapak Thaha Al-Hamid, menyampaikan pandangannya terkait posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.

Dalam pernyataannya, Thaha Al-Hamid menegaskan bahwa institusi kepolisian sudah seharusnya berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sebagai pemegang komando tertinggi, dan tidak berada di bawah kementerian mana pun.

“Posisi polisi di republik ini sudah tepat dan sewajarnya berada langsung di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian, baik kementerian dalam negeri maupun kementerian lainnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Subsatgas Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Kali Ular, Bambar Doyo Baru

Ia menjelaskan bahwa secara logika sederhana, negara sangat memerlukan peran polisi dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Oleh karena itu, Polri harus berada di bawah komando Presiden agar dapat menjalankan tugasnya secara cepat, efektif, dan tanpa terhambat birokrasi yang berbelit.

Menurutnya, kondisi sosial dan keamanan di Tanah Papua semakin menegaskan pentingnya peran strategis Polri dalam kehidupan masyarakat. Setiap hari masyarakat membutuhkan kehadiran polisi, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Lebih lanjut, Thaha Al-Hamid menilai bahwa apabila Polri berada di bawah kementerian dengan sistem birokrasi yang kompleks, hal tersebut justru berpotensi mengurangi peran dan membatasi ruang gerak kepolisian dalam melayani masyarakat.

Baca Juga :  Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital

“Kita semua di Tanah Papua sepakat bahwa peran polisi sangat penting. Posisi Polri di bawah Presiden sudah final dan sebaiknya tidak usah diutak-atik lagi. Polisi harus tetap berada di bawah komando tertinggi, yaitu Presiden,” tambahnya.

Ia berharap agar Polri tetap berada pada jalur konstitusional, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Papua, demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.(rd)

Berita Terkait

Polres Jayapura Optimalkan Ketahanan Pangan, Laksanakan Pemupukan Tanaman Jagung di Doyo Lama
Cartenz Shooting Club Polda Papua Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Menembak Berprestasi
Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital
Polda Papua Edukasi Masyarakat Soal Cybercrime Lewat Dialog Interaktif di RRI Jayapura
Polsek Elikobel Tertibkan Produksi Miras Lokal, Puluhan Liter Sagero Dimusnahkan di Kampung Tof-Tof
Humanis dan Responsif, Bhabinkamtibmas Kampung Asbol Dorong Partisipasi Warga Jaga Kamtibmas
Pererat Sinergitas Melalui Olahraga, Tim Minisoccer Polda Papua Taklukkan Pertamina Patra Niaga dalam Laga Persahabatan
Sat Reskrim Polres Yalimo Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Elelim
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 07:27 WIB

Polres Jayapura Optimalkan Ketahanan Pangan, Laksanakan Pemupukan Tanaman Jagung di Doyo Lama

Jumat, 10 April 2026 - 07:26 WIB

Cartenz Shooting Club Polda Papua Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Menembak Berprestasi

Jumat, 10 April 2026 - 07:25 WIB

Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital

Kamis, 9 April 2026 - 15:36 WIB

Polda Papua Edukasi Masyarakat Soal Cybercrime Lewat Dialog Interaktif di RRI Jayapura

Kamis, 9 April 2026 - 06:23 WIB

Polsek Elikobel Tertibkan Produksi Miras Lokal, Puluhan Liter Sagero Dimusnahkan di Kampung Tof-Tof

Berita Terbaru