Tokoh Gereja Pegunungan Bintang Ajak Jemaat Jaga Kedamaian di Oksibil

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oksibil, Jumat 03 Maret 2026 – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang diketahui tetap kondusif meskipun muncul berbagai isu keamanan dan kejadian yang berkembang di beberapa wilayah Papua dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PGG-PB (Persekutuan Gereja-Gereja Pegunungan Bintang), Alfons Yeimo, saat menyampaikan pandangannya mengenai kondisi masyarakat di daerah tersebut.

Dalam keterangannya, Alfons Yeimo menjelaskan bahwa aktivitas masyarakat hingga saat ini masih berjalan seperti biasa tanpa adanya gangguan yang signifikan.

“Secara umum situasi di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, khususnya Distrik Oksibil, masih kondusif dan masyarakat menjalankan aktivitas seperti biasanya,” ujar Alfons Yeimo.

Baca Juga :  Ketua Adat Lapago Kota Jayapura Peringatkan TPN-OPM Agar Tidak Libatkan Warga Sipil

Ia juga menekankan pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menjaga ketenangan di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap pihak perlu menghindari penyebaran isu-isu provokatif yang berpotensi menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.

Secara tidak langsung, Alfons Yeimo menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berperan aktif dalam memberikan imbauan kepada jemaat agar tetap menjaga persatuan serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum tentu benar. Ia menilai bahwa kedamaian di wilayah Pegunungan Bintang merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

“Pada prinsipnya kami siap membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk mengingatkan jemaat agar tidak mudah terhasut isu-isu provokatif,” katanya.

Baca Juga :  Hari Keempat Operasi Zebra Cartenz 2025, Polda Papua Perkuat Penertiban dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Lebih lanjut, ia berharap komunikasi antara tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai pihak di daerah dapat terus terjalin dengan baik. Dengan demikian, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui dialog serta pendekatan persuasif.

Menurut Alfons Yeimo, menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pegunungan Bintang sangat penting agar masyarakat dapat terus menjalankan aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan keagamaan secara aman dan damai. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan demi terciptanya kehidupan yang harmonis di wilayah Pegunungan Bintang.(rd)

Berita Terkait

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei
Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei
Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

Selasa, 28 April 2026 - 20:38 WIB

Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 10:20 WIB

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

Kamis, 23 April 2026 - 21:13 WIB

Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

Berita Terbaru