Tokoh Agama Papua Imbau TPN-OPM Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Yahukimo

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Tokoh Agama yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, Pdt. Dr. Yones Wenda, S.Th, menyampaikan imbauan tegas kepada kelompok TPN-OPM agar menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap masyarakat sipil, khususnya di Kabupaten Yahukimo.

Dalam pernyataannya pada Senin (19/01), Pdt. Yones menyesalkan tindakan kekerasan yang menyasar warga sipil yang sejatinya hanya berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia menegaskan bahwa masyarakat sipil tidak memiliki senjata dan tidak seharusnya menjadi sasaran dalam konflik apa pun.

“Saya menghimbau dengan tegas kepada TPN-OPM, khususnya yang berada di Kabupaten Yahukimo, agar jangan lagi membunuh atau menyakiti masyarakat sipil. Mereka tidak bersenjata dan hanya mencari makan untuk menghidupi keluarga,” tegas Pdt. Yones.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, apabila perjuangan yang diklaim adalah demi Papua Merdeka, maka seharusnya dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak dengan mengorbankan rakyat sendiri.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Papua Turun Langsung Cek Kesiapan Posko Operasi Lilin Cartenz 2025 di Jayapura

“Kalau betul-betul berani berjuang, berjuanglah dengan cara yang benar. Jangan ganggu masyarakat sipil. Mereka bukan lawan. Tindakan menembak warga sipil lalu melarikan diri ke hutan hanya meninggalkan penderitaan bagi masyarakat yang tidak tahu apa-apa,” ujarnya.

Pdt. Yones juga menilai bahwa kekerasan terhadap warga sipil justru mencederai nilai-nilai perjuangan itu sendiri dan merusak tatanan kehidupan masyarakat Papua.

“Sebagai tokoh agama, saya menyampaikan dengan tegas: mulai hari ini, hentikan semua tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil. Jangan cari nama dan kepentingan dengan cara menyiksa rakyat Papua sendiri,” lanjutnya.

Selain itu, ia mempertanyakan arah dan kepemimpinan kelompok-kelompok bersenjata tersebut yang dinilai telah menyimpang dari tujuan awal perjuangan.

“Papua ini tanah perjuangan, tetapi siapa yang sebenarnya memimpin kalian? Banyak tokoh-tokoh besar perjuangan Papua sudah tidak ada, dan sekarang justru rakyat kecil yang menjadi korban akibat tindakan-tindakan seperti ini,” katanya.

Baca Juga :  Operasi Sikat Cartenz II-2025, Polda Papua Gelar Razia dan Patroli di Kota Jayapura

Lebih lanjut, Pdt. Yones meminta aparat keamanan TNI-Polri untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan kekacauan dan kekerasan terhadap warga sipil.

“Saya mohon kepada TNI-Polri agar menindak tegas pelaku-pelaku yang mengganggu keamanan dan menyiksa masyarakat. Itu bukan perjuangan yang benar karena mengganggu aktivitas negara dan kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa para tokoh agama di Papua sangat prihatin atas banyaknya korban dari kalangan masyarakat sipil akibat aksi kekerasan tersebut.

“Kami para tokoh agama sangat prihatin. Banyak masyarakat sipil yang menjadi korban, khususnya di Kabupaten Yahukimo. Oleh karena itu, kami berharap aparat keamanan dapat menangkap dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tutup Pdt. Dr. Yones Wenda.(rd)

Berita Terkait

Hari ke-3 Operasi Ketupat Cartenz 2026, Polda Papua Gelar Patroli Sore di Sejumlah Titik di Kota Jayapura
Tokoh Muda Nabire Sebut Pernyataan Aibon Kogoya Keliru dan Provokatif Bagi Masyarakat OAP
Jaga Stabilitas Keamanan Daerah, Warga Tolikara Diminta Bentengi diri Dari Provokasi KNPB
Kepala Suku Moni di Paniai Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Perayaan Paskah
Aktivitas Warga Kembali Normal, Kepala Suku Yalimek Apresiasi Stabilitas Keamanan di Yahukimo
Tokoh Masyarakat Ilaga Imbau Warga Tidak Terprovokasi Pasca Insiden di Tembagapura
Tokoh Masyarakat Tembagapura Ajak Warga Tetap Tenang Pasca Insiden di Kali Kabur
Tokoh Intelektual Puncak Jaya Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Pasca Konflik Pilkada
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 05:43 WIB

Hari ke-3 Operasi Ketupat Cartenz 2026, Polda Papua Gelar Patroli Sore di Sejumlah Titik di Kota Jayapura

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:11 WIB

Tokoh Muda Nabire Sebut Pernyataan Aibon Kogoya Keliru dan Provokatif Bagi Masyarakat OAP

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:10 WIB

Jaga Stabilitas Keamanan Daerah, Warga Tolikara Diminta Bentengi diri Dari Provokasi KNPB

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:22 WIB

Kepala Suku Moni di Paniai Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Perayaan Paskah

Senin, 9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Aktivitas Warga Kembali Normal, Kepala Suku Yalimek Apresiasi Stabilitas Keamanan di Yahukimo

Berita Terbaru