Tanah Longsor Terjang Kampung Kimbeli, Satu Luka dan Sembilan Rumah Rusak

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kepolisian Resor Mimika saat ini tengah menangani bencana tanah longsor yang terjadi di belakang Gereja Pison, Kampung Kimbeli, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu malam (3/5/2025) sekitar pukul 20.30 WIT.

Kejadian ini menyebabkan satu orang luka ringan dan sembilan rumah warga mengalami kerusakan.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha H. Budiman, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, menyampaikan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil di wilayah tersebut.

“Korban luka diketahui bernama Yulita Duwitau (36), seorang ibu rumah tangga warga Kampung Kimbeli. Ia mengalami luka lecet di lutut kaki kiri dan telah mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Wa Banti sebelum kembali ke rumah keluarganya,” ucap Kapolsek, Minggu (04/05/2025).

Baca Juga :  Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik

Ia juga menyampaikan bahwa ada sembilan rumah yang terdampak milik keluarga Tom Tipagau, Nison Tipagau, Akan Tipagau, Pilipus Tipagau, Jayanus Tipagau, John Duwitau, Mesak Tipagau, Anton Sondegau, dan Yance Tipagau.

Polsek Tembagapura menerima laporan awal dari Ketua RT setempat, Agus Waker, langsung merespons cepat dan menuju TKP yang dipimpin piket pawas Aipda Muh. Irwan.

Baca Juga :  Satlantas Polres Merauke Serahkan Tumpeng Kepada Yon Marhanlan XI Dalam Rangka HUT TNI ke-80

“Personil Polsek Tembagapura melakukan pendataan terhadap korban luka maupun kerusakan materiil dan memastikan situasi di lokasi aman terkendali,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan menjauhi daerah-daerah rawan yang berisiko banjir atau tanah longsor serta melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan memperhatikan peringatan dini.

“Meskipun musibah alam sulit diprediksi kapan terjadi, namun dengan kewaspadaan yang tinggi diharapkan dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan. Untuk itu mari kita tingkatkan kewaspadaan untuk dapat mengurangi risiko bencana dan menghindari korban jiwa,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru