Tokoh Adat Sentani Soroti Ancaman Kepunahan Sagu di Kabupaten Jayapura

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh masyarakat adat Sentani, Ramses Wali, menyoroti ancaman kepunahan pohon sagu di wilayah Kabupaten Jayapura akibat maraknya alih fungsi lahan untuk pembangunan dan kawasan permukiman.

Menurut Ramses, sagu memiliki arti penting bagi masyarakat adat Papua, khususnya di Sentani, karena bukan hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga bagian dari identitas dan kehidupan masyarakat adat.

Ia mengatakan bahwa keberadaan dusun sagu saat ini semakin berkurang karena banyak lahan dijual dan dialihfungsikan untuk kepentingan pembangunan.

“Kalau sagu hilang, maka kehidupan orang Papua juga perlahan akan hilang. Sagu bukan sekadar makanan, tetapi simbol kehidupan masyarakat adat,” ujarnya.

Baca Juga :  Operasi Zebra Cartenz Hari Kedua, Ditlantas Polda Papua Tegur 122 Pengendara

Ia menjelaskan bahwa pada masa pemerintahan sebelumnya pernah diterbitkan peraturan daerah terkait perlindungan sagu. Namun, perkembangan pembangunan yang semakin pesat membuat keberadaan dusun sagu tetap terancam apabila tidak ada langkah nyata untuk menjaga dan melestarikannya.

Ramses menuturkan masih ada beberapa kampung di kawasan Sentani yang tetap mempertahankan hutan sagu sebagai warisan adat, seperti Kampung Yoboi, Simporo, dan Babrongko.

Menurutnya, masyarakat di kampung-kampung tersebut masih memiliki kesadaran untuk menjaga sagu sebagai bagian dari budaya dan sumber kehidupan generasi mendatang.

Baca Juga :  Gubernur Papua Terima Aspirasi Forum Adat Tabi-Saireri Soal Pembakaran Mahkota Cenderawasih

“Kami berharap pemerintah dan masyarakat bersama-sama menjaga hutan sagu agar tidak habis. Anak cucu Papua juga harus merasakan manfaat sagu seperti yang kami rasakan hari ini,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan sagu juga berkaitan erat dengan ketahanan pangan masyarakat Papua serta keseimbangan lingkungan di kawasan Danau Sentani.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli terhadap pelestarian dusun sagu di tanah Papua.(RD)

Berita Terkait

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat
Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik
Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri
RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP
Usai Disetujui Aklamasi DPR, Suyudi: Mari Bergandengan Tangan Berikan Pelayanan Terbaik
Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”
Ismail Asso Bongkar Borok Pemerintahan Papua Pegunungan: Dugaan Hampir Semua Pejabat SK PJS, Monarki dan KKN
Ustadz Ismail Asso Tokoh Muslim Papua Desak Kejagung Usut Tuntas Dana Puluhan Miliar Kantor Gubernur Papua Pegunungan tengah Belum Dibangun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DPR Papua Dukung Pemekaran Papua Utara untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

RESHUFFLE BESAR! Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Geser ke KSP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Aklamasi Komisi III, Suyudi Ario Seto Melangkah Jadi Kapolri: Bawa Doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru