Ratusan Pengemudi Ojol Papua Suarakan Dukungan untuk Pembangunan dan Keamanan Papua

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam berbagai komunitas di bawah naungan Garda Papua menggelar aksi damai di Taman Imbi, Kota Jayapura, Rabu (22/10/2025). Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan dukungan terhadap Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Papua dalam upaya pembangunan infrastruktur, pembukaan lapangan kerja, serta peningkatan keamanan di Tanah Papua.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIT ini dikoordinatori oleh Dimas Aryesta, Wakil Ketua I Garda Provinsi Papua, dan Andre Bleskadit, Sekretaris Garda Provinsi Papua. Massa aksi berasal dari sejumlah komunitas ojek online, di antaranya GARDA Papua, THC, TESI, MAKO 45, BRS, DENGER, GMC, SDC, BOS, JOC, dan JAPSEL SQUAD, yang datang dari Kota dan Kabupaten Jayapura.

Baca Juga :  Satgas Saber Cek Harga Pangan di Jayapura, Stok dan Harga Stabil Jelang Ramadan

Dalam aksinya, para peserta membawa satu mobil komando dengan sistem suara, 13 bendera komunitas, dua spanduk besar Gerakan Ojek Online Papua (G202P), serta enam pamflet berisi aspirasi terkait keamanan, kesejahteraan, dan kebijakan transportasi daring di Papua.

Isi spanduk utama menegaskan dukungan kepada pemerintah untuk:

menekan kriminalitas melalui pembatasan peredaran minuman keras, pemerataan penerangan jalan, serta apresiasi terhadap kinerja kepolisian yang cepat mengungkap kasus kejahatan di Papua.

Selain itu, komunitas ojol juga menyampaikan ucapan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih, serta harapan agar kebijakan pembangunan dapat membuka lapangan kerja luas bagi masyarakat Papua.

Baca Juga :  Fakhiri–Rumaropen Siap Dilantik, Publik Papua Diminta Sabar Tunggu Kepastian

Selama aksi, para pengemudi ojol juga menyampaikan sejumlah tuntutan dan aspirasi kepada aparat kepolisian, di antaranya penegakan hukum terhadap kasus begal yang menimpa rekan sesama pengemudi, penertiban spanduk berisi ancaman terhadap ojol, hingga permintaan kenaikan tarif jasa ojek daring di wilayah Jayapura.

Aksi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu berakhir, Para peserta membubarkan diri secara tertib dengan situasi tetap aman dan kondusif.(rd)

Berita Terkait

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Pengungsi, Polwan Polres Biak Numfor Gelar Trauma Healing
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:39 WIB

Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029

Berita Terbaru