Prabowo Setujui LPDP Ambil Alih Pembiayaan 37 Mahasiswa Papua yang Terkendala Beasiswa

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Presiden RI Prabowo Subianto resmi menyetujui pengalihan pembiayaan bagi 37 mahasiswa Papua yang sebelumnya menerima beasiswa Pemerintah Daerah (Pemda) Papua kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Keputusan ini diambil untuk memastikan keberlanjutan pendidikan para mahasiswa yang sempat terdampak keterlambatan pencairan dana beasiswa saat menempuh studi di luar negeri.

Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (24/11/2025). Rapat tersebut juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Baca Juga :  Polres dan Bhayangkari Sarmi Hadirkan Sukacita Natal Bagi Siswa SDN Wapoania

Tito menjelaskan bahwa pemerintah saat ini memantau sekitar 300 mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, dengan 56 di antaranya menghadapi kendala serius akibat pembayaran beasiswa yang terlambat dari Pemda Papua.

“Kalau tidak salah jumlahnya 300 lebih, ada yang di Amerika, Australia, dan lainnya. Dari data kami, ada 56 mahasiswa yang belum selesai pembayarannya dan sering terlambat dari Pemda,” ujar Tito.

Untuk mencegah semakin terganggunya proses studi para mahasiswa, pemerintah memutuskan agar pembiayaan 37 mahasiswa yang paling terdampak segera dialihkan ke LPDP.

Baca Juga :  Akademisi Abner Krey: Operasi Rasaka Cartenz Wujud Nyata Kehadiran Negara di Papua

“Daripada proses lambat dan kasihan anak-anak ini tidak bisa melanjutkan kuliah, saya sarankan pembiayaannya diambil alih oleh Menteri Keuangan melalui LPDP. Presiden setuju—37 mahasiswa ini akan dibiayai LPDP,” jelasnya.

Tito menambahkan bahwa pendataan lengkap para mahasiswa tersebut akan segera diserahkan kepada Menteri Keuangan dan Menteri Luar Negeri agar proses administrasi dapat berjalan cepat dan tepat.

“Saya akan segera menyerahkan datanya kepada Menteri Keuangan dan Menteri Luar Negeri,” tutup Tito.(rd)

Berita Terkait

Polres Jayapura Optimalkan Ketahanan Pangan, Laksanakan Pemupukan Tanaman Jagung di Doyo Lama
Cartenz Shooting Club Polda Papua Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Menembak Berprestasi
Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital
Polda Papua Edukasi Masyarakat Soal Cybercrime Lewat Dialog Interaktif di RRI Jayapura
Polsek Elikobel Tertibkan Produksi Miras Lokal, Puluhan Liter Sagero Dimusnahkan di Kampung Tof-Tof
Humanis dan Responsif, Bhabinkamtibmas Kampung Asbol Dorong Partisipasi Warga Jaga Kamtibmas
Pererat Sinergitas Melalui Olahraga, Tim Minisoccer Polda Papua Taklukkan Pertamina Patra Niaga dalam Laga Persahabatan
Sat Reskrim Polres Yalimo Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Elelim
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 07:27 WIB

Polres Jayapura Optimalkan Ketahanan Pangan, Laksanakan Pemupukan Tanaman Jagung di Doyo Lama

Jumat, 10 April 2026 - 07:26 WIB

Cartenz Shooting Club Polda Papua Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Menembak Berprestasi

Jumat, 10 April 2026 - 07:25 WIB

Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital

Kamis, 9 April 2026 - 15:36 WIB

Polda Papua Edukasi Masyarakat Soal Cybercrime Lewat Dialog Interaktif di RRI Jayapura

Kamis, 9 April 2026 - 06:23 WIB

Polsek Elikobel Tertibkan Produksi Miras Lokal, Puluhan Liter Sagero Dimusnahkan di Kampung Tof-Tof

Berita Terbaru