Papua – Curah hujan berintensitas tinggi yang melanda Kabupaten Keerom dalam beberapa hari terakhir menyebabkan luapan air di Kali Tami, Senin (16/02).
Kondisi ini mengakibatkan pengikisan pondasi di sekitar jembatan penghubung warga hingga memicu tanah amblas, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi terputusnya akses utama masyarakat.
Menindaklanjuti situasi tersebut, Polres Keerom bergerak cepat melakukan upaya penanganan guna mencegah kerusakan lebih lanjut. Atas perintah Kapolres Keerom, Kabag Ops Polres Keerom memimpin langsung proses penimbunan di lokasi terdampak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, Polres Keerom bersinergi dengan dinas terkait dan melibatkan masyarakat setempat. Personel Polres Keerom beserta jajaran dikerahkan bersama alat berat untuk melakukan penimbunan serta penguatan pada bagian tanah yang terkikis arus sungai. Upaya ini dilakukan sebagai langkah preventif agar jembatan tetap aman digunakan dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Selain penanganan teknis, personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih berpotensi meningkat. Pemantauan intensif dilakukan terhadap debit air dan kondisi struktur jembatan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Keerom AKP Dr. Hendrik R. Sipahutar, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa tindakan cepat yang dilakukan merupakan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan warga. Begitu menerima laporan adanya tanah amblas akibat luapan Kali Tami, kami langsung mengerahkan personel untuk melaksanakan penanganan darurat,” ujar Kabag Ops.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dalam penanganan kondisi darurat seperti ini.
“Kolaborasi yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan agar penanganan berjalan cepat dan efektif. Kami mengapresiasi dukungan dinas terkait dan partisipasi masyarakat dalam proses penimbunan ini,” tambahnya.
Kapolres Keerom juga memastikan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring dan koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi dampak lanjutan cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat segera melaporkan setiap potensi kerawanan yang ditemukan. Polres Keerom selalu siap hadir dan bertindak cepat demi keselamatan serta keamanan seluruh warga,” tutupnya.(rd)




























