Polda Papua Barat Masih Dalami Kasus (Alm) Septinus Sesa, Minta Publik Bersabar

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari, Papua Barat – Kepolisian Daerah Papua Barat memastikan proses penyelidikan terkait meninggalnya Septinus Sesa masih terus dilakukan secara menyeluruh dan profesional.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., Selasa (9/9) menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan serta keterangan dari saksi-saksi ahli.

“Kita masih mendalami, bapak Kapolda juga sudah meminta waktu karena pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap almarhum, sehingga penyelidikan difokuskan pada bukti-bukti materiil di lapangan dan keterangan saksi-saksi ahli,” jelas Kabid Humas.

Baca Juga :  Sebanyak 4 orang Casis SIPSS ikuti Tes Psikologi

Ia menambahkan, dalam proses ini Polda Papua Barat juga bekerja sama dengan lembaga independen seperti Komnas HAM dan Ombudsman RI untuk memastikan setiap langkah penyelidikan berjalan transparan dan akuntabel.

“Kami berjalan bersama-sama dengan Komnas HAM dan Ombudsman RI dalam melakukan penyelidikan ini. Hal ini untuk menjamin keterbukaan serta menghindari adanya keraguan publik terhadap proses hukum yang sedang berlangsung,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa Polda Papua Barat berkomitmen untuk mengungkap fakta secara terang benderang. Namun demikian, hasil penyelidikan membutuhkan waktu dan tahapan agar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Baca Juga :  Kapolda Papua Kerahkan Satgas Operasi Damai Cartenz untuk Kejar Pelaku Kekerasan Bersenjata di Yalimo

“Kami meminta kepada seluruh pihak untuk bersabar hingga proses penyelidikan ini tuntas. Nanti hasil penyelidikan akan kami sampaikan secara terbuka kepada publik,” ujarnya.

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru membuat pernyataan atau opini yang belum tentu benar, sebab hal tersebut dapat menimbulkan kegaduhan.

“Intinya, mari kita sama-sama memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara maksimal. Hasilnya nanti akan menjadi edukasi bagi masyarakat bahwa semua proses dilakukan secara transparan,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru