Pdt. Rahakbauw: Hasil PSU Adalah Kehendak Tuhan, Masyarakat Tak Terprovokasi Aksi Demo

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Papua, Pdt. Jeremias Rahakbauw, S.Th, M.Th, mengimbau seluruh masyarakat di Provinsi Papua untuk menjaga kedamaian dan persatuan menjelang pengumuman hasil Pemilihan Suara Ulang (PSU). Ia menegaskan bahwa hasil PSU merupakan bagian dari kehendak Tuhan, sehingga siapa pun yang terpilih harus diterima dengan lapang dada.

“Kita semua percaya bahwa hasil PSU adalah kehendak Tuhan. Siapa pun yang terpilih, kita harus menerimanya. Sebagai orang percaya, kita punya tanggung jawab untuk menjaga persatuan, kesatuan, serta keamanan di tengah masyarakat,” ujar Rahakbauw, Minggu (10/8/2025).

Baca Juga :  Satgas Saber Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma

Dalam pernyataannya, Rahakbauw juga mengingatkan masyarakat, khususnya umat beragama, agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan pihak-pihak tertentu yang berencana melakukan aksi demonstrasi. Ia menekankan pentingnya menjaga netralitas dan tidak membawa atribut keagamaan dalam aksi-aksi tersebut.

“Kami mendapat informasi bahwa ada pihak-pihak yang akan demo. Kami imbau agar dalam aksi-aksi tersebut tidak membawa atribut agama atau gereja, karena semua umat beragama berada dalam posisi yang sama dan harus menjaga netralitas serta kedamaian,” tegasnya.

Rahakbauw mengajak para tokoh agama dan pemimpin gereja untuk berperan aktif dalam mengarahkan umat agar tetap tenang dan tidak terlibat dalam tindakan yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

Baca Juga :  Theo Hesegem Tegaskan Penolakan TPNPB di Ukha dan Tangma, Dukung Ketertiban dan Pembangunan Papua Pegunungan

“Para pemimpin, khususnya pemuka agama, harus bersatu untuk mengontrol situasi dan terus mengingatkan umat agar tidak terprovokasi. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan momen ini untuk menimbulkan kegaduhan yang justru merugikan kita semua,” imbuhnya.

Ia menutup imbauannya dengan penegasan bahwa siapa pun pemimpin yang terpilih nantinya adalah sosok yang telah dikehendaki Tuhan untuk memimpin Papua selama lima tahun ke depan.(rd)

Berita Terkait

Transparan dan Akuntabel, Seleksi Bintara Polri 2026 di Papua: 97 Peserta Ikuti CAT Psikologi Hari Terakhir
Satlantas Mamberamo Tengah Edukasi Pengendara, Pelanggaran Masih Ditemukan
Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei
Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan
Tokoh Adat dan Pemkot Jayapura Imbau Warga Hindari Anarkisme, Wali Kota Tekankan Pentingnya Jaga Kondusifitas
Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan
Dialog Polisi Menyapa di LPP RRI Jayapura Soroti Ancaman Radikalisme Anak di Era Digital
Polsek Jagebob Salurkan Bantuan Pupuk dan Dampingi Pemupukan Jagung di Kampung Mimi Baru 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Transparan dan Akuntabel, Seleksi Bintara Polri 2026 di Papua: 97 Peserta Ikuti CAT Psikologi Hari Terakhir

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:14 WIB

Satlantas Mamberamo Tengah Edukasi Pengendara, Pelanggaran Masih Ditemukan

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Tokoh Agama Papua Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi Jelang 1 Mei

Kamis, 30 April 2026 - 21:39 WIB

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 April 2026 - 21:30 WIB

Tokoh Pemuda Papua Ajak Generasi Muda Pahami Sejarah dan Bangun Masa Depan

Berita Terbaru

Daerah

Ketua LMA Lanny Jaya Serukan Kedamaian dan Persatuan

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:39 WIB