Menyongsong Natal 2025, Pendeta Mauri Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Papua

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, tokoh agama Papua, Pendeta M.P.A. Mauri, S.Th., mengajak seluruh lapisan masyarakat di Tanah Papua untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Pendeta Mauri menegaskan bahwa bulan Desember memiliki makna khusus bagi umat Kristiani sebagai Bulan Damai Sejahtera dalam memperingati kelahiran Yesus Kristus. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga suasana damai di Papua.

“Saya mengajak seluruh umat Tuhan dari berbagai latar belakang agama di Tanah Papua. Kita telah memasuki Bulan Damai Sejahtera. Mari kita bersatu, berkolaborasi, dan bekerja sama, baik tokoh agama, tokoh adat, maupun tokoh masyarakat,” ujar Pendeta Mauri, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Melalui Door to Door System, Bhabinkamtibmas Kampung Uri Ajak Warga Binaan Jaga Sitkamtibmas

Ia juga mendorong sinergi yang kuat antara masyarakat dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri guna memastikan stabilitas keamanan di seluruh wilayah Papua. Menurutnya, kerja sama lintas sektor sangat diperlukan agar perayaan Natal dapat berlangsung dengan khidmat, aman, dan penuh sukacita.

Selain itu, Pendeta Mauri mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial. Ia meminta warga untuk mewaspadai penyebaran berita bohong dan provokasi yang berpotensi mengganggu kondusivitas menjelang akhir tahun.

Baca Juga :  Polres Asmat Dukung Ketahanan Pangan dengan Serahkan Bantuan Jaring kepada Nelayan Kampung Per

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Berita semacam itu kerap dibuat oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan situasi tidak kondusif,” tegasnya.

Menutup imbauannya, Pendeta Mauri mengajak masyarakat untuk menyaring setiap informasi sebelum membagikannya, guna mencegah terjadinya gesekan sosial maupun konflik berbasis agama dan suku.

“Mari kita saring sebelum menyebarkan informasi, agar tidak menimbulkan perpecahan dan saling mengadu domba di tengah masyarakat,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri
Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan
Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun
Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai
Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban
Tim Gabungan Sampaikan Perkembangan Penanganan Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polres Jayapura Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi Lokasi Penemuan Benda Diduga Bom di Distrik Waibu
Yanni Dorong PPIR Siapkan Generasi Pemimpin Papua Menuju 2029
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ismail Asso Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Dana Otsus dan APBD Papua Pegunungan ke Bareskrim Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Demi OAP, Ismail Asso Desak Agus Kinilik Hubi Lepas Jabatan Ketua MRP Papua Pegunungan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ismail Asso Tokoh Papua Pegunungan Laporkan Kelemahan Tata Kelola ke KPK, Minta Audit Dana Otsus Rp12 Triliun

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Ramses Wally Resmi Bergabung dengan Golkar Papua, Siap Jalankan Penugasan Partai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:40 WIB

Hari Ke-8 Pasca Ledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh dan Lanjutkan Pencarian Korban

Berita Terbaru